Breaking News:

Update Corona di DI Yogyakarta

Sebaran Covid-19 di Kota Yogya Semakin Meningkat, Lonjakannya Mencapai Tiga Kali Lipat

Dari pekan ke pekan, jika dilihat dari data mingguan, selalu menunjukkan grafik peningkatan yang angkanya tak bisa disepelekan.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
Freepik.com
Ilustrasi Sars-Cov-2 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta meminta warga masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19.

Bukan tanpa alasan, lonjakan kasus yang terjadi di wilayahnya kini sudah menyentuh tiga kali lipat, dibanding masa landai.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi berujar, penularan virus corona di kota pelajar hingga sejauh ini masih cukup tinggi.

Menurutnya, dari pekan ke pekan, jika dilihat dari data mingguan, selalu menunjukkan grafik peningkatan yang angkanya tak bisa disepelekan.

Baca juga: Meski Kasus Covid-19 Melonjak di Kota Yogya, Tidak Terjadi Peningkatan Angka Kematian

"Kalau dibandingkan dengan tiga minggu sebelumnya, penambahan pada minggu kemarin sudah tiga kali lipat. Kasus mingguan tiga minggu lalu hanya 100 kasus, terus minggu berikutnya sekitar 200 kasus, kemudian minggu terakhir jadi 375 kasus," katanya, Kamis (24/6/2021).

Hanya saja, dirinya belum dapat menyimpulkan apakah sebaran masif ini berkaitan dengan varian baru Covid-19, yang bisa menular lebih cepat.

Namun, jika menengok situasi Kota Yogyakarta dua minggu sebelum lonjakan, kondisinya memang sangat padat pengunjung.

"Polanya sama dengan tahun lalu. Ketika minggu-minggu kemarin jalanan penuh, kemudian dua pekan setelahnya terjadi lonjakan kasus. Jadi, pola itu terulang, faktanya memang demikian, ya," ungkap Wakil Wali Kota.

Baca juga: Covid-19 Merebak di Instansi Pemkot Yogyakarta, Legislatif: Pelayanan Publik Jangan Terganggu

"Kemarin kita membutuhkan waktu sekitar enam bulan, untuk mengendalikan sebarannya. Tapi, kalau kondisinya seperti ini terus, ya kita akan kesulitan untuk bangkit dan pulih seperti sebelum pandemi itu," imbuhnya.

Menurutnya, untuk menanggulangi sebaran masif ini, dibutuhkan kekompakan dan sinergi dari semua pihak, untuk bersama-sama memperketat pelaksanaan PPKM Mikro.

Pasalnya, sedikit saja muncul kelengahan di warga masyarakat, virus akan begitu cepat merebak.

"Begitu melonggarkan protokol kesehatan dan ada kasus meningkat, itu tidak akan bisa berhenti. Makanya, kalau berharap Yogyakarta ini aman, ya mari, semuanya saja, berkontribusi menjaga," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved