Breaking News:

Pendidikan

Penggunaannya Minta Dihentikan, GeNose C19 Masih Jalani Uji Validitas Eksternal

Validasi eksternal dilakukan secara independen oleh tim peneliti dari institusi non-UGM. Namun, sampai saat ini hasil validasi belum keluar.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
Istimewa
GeNose, Alat Deteksi Covid-19 dari UGM 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sejumlah pakar meminta penggunaan GeNose C19 untuk disudahi terlebih dahulu sembari menunggu uji validitas eksternal.

Diketahuhi, GeNose C19 merupakan satu di antara inovasi dari para peneliti di Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dinilai mampu mengecek keberadaan virus corona di dalam tubuh dengan cara menghembuskan napas ke kantong udara.

Hembusan napas itu kemudian akan dibaca oleh kecerdasan buatan.

Secara singkat, alat itu kemudian bisa menentukan apakah pengguna sedang terjangkit Covid-19 atau tidak.

Baca juga: Sejumlah Pihak Minta Dihentikan Penggunaanya, Begini Tanggapan Tim Perancang GeNose

Ahli biologi molekuler Ahmad Utomo meminta pemerintah menghentikan penggunaan GeNose sebagai syarat verifikasi perjalanan.

Ahmad menilai sampai saat ini GeNose belum mendapatkan bukti validasi eksternal sebagai uji keterpaparan Covid-19.

Dia turut menjelaskan, validasi eksternal sebelumnya direncanakan secara independen oleh tim peneliti dari institusi non-UGM.

Validasi tersebut awalnya berlangsung hingga April 2021. 

Namun, sampai saat ini hasil validasi belum juga keluar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved