Breaking News:

Majelis Hakim Vonis Rizieq Shihab 4 Tahun, Dinyatakan Terbukti Bersalah Dalam Kasus Tes Swab Palsu

Majelis Hakim Vonis Rizieq Shihab 4 Tahun, Dinyatakan Terbukti Bersalah Dalam Kasus Tes Swab Palsu

Editor: Hari Susmayanti
DOKUMENTASI TIM KUASA HUKUM RIZIEQ SHIHAB
Rizieq Shihab ketika membacakan pleidoi atau nota pembelaan terkait kasus tes usap RS Ummi Bogor yang menjeratnya, Kamis (10/6/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dijatuhi hukuman penjara selama 4 tahun dalam kasus tes swab palsu.

Vonis tersebut dibacakan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis (24/6/2021) siang.

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang sebelumnya menuntut 6 tahun penjara.

Dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com, dalam sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Khadwanto dan anggota Muarif, Suryaman, Hapsoro, Vicktor, dan M Yusuf,  Rizieq Shihab dinyatakan bersalah dalam melanggar kekarantinaan kesehatan terkait tes swab di RS Ummi Bogor, Jawa Barat.

Menurut majelis hakim, Rizieq secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Rizieq juga dianggap menyiarkan berita bohong soal hasil tes swab di RS Ummi.

Sebelumnya pada sidang dengan agenda pembacaan tuntutan yang digelar pada Kamis (3/6/2021) lalu, JPU menuntut Rizieq Shihab dengan hukuman pidana 6 tahun penjara.

Tuntutan itu lebih dari setengah hukuman maksimal dalam Pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana yang disangkakan JPU, yakni vonis 10 tahun penjara.

Hal memberatkan tuntutan JPU di antaranya Rizieq berstatus bekas narapidana karena pernah divonis bersalah dalam perkara 160 KUHP tentang Penghasutan pada tahun 2003.

Serta perkara 170 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama terhadap orang atau barang pada tahun 2008, kedua perkara ini diputus Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved