Breaking News:

Dua Orang Pria Todongkan Celurit ke Mahasiswi dan Merampas HP di Lingkungan Kampus ISI Yogyakarta

Seorang mahasiswi menjadi korban pencurian dengan kekerasan dengan lokasi kejadian di sekitaran kampus ISI Yogyakarta, pada Maret 2021 kemarin.

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Santo Ari
Pernyataan Kapolres Bantul yang telah menangkap pelaku pencurian dan kekerasan 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Seorang mahasiswi menjadi korban pencurian dengan kekerasan dengan lokasi kejadian di sekitaran kampus ISI Yogyakarta, pada Maret 2021 kemarin.

Pelaku yang berjumlah dua orang mengancam korban dengan celurit dan merampas ponsel milik korban. Setelah menjadi buronan beberapa bulan, akhirnya kedua pelaku dapat diringkus oleh tim dari Satreskrim Polres Bantul.

Kapolres Bantul AKBP Ihsan menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada 24 Maret lalu sekitar pukul 19.17 WIB.

Baca juga: Sandiaga Uno Kagum dengan Orkestra Musik dalam International Conference Sound of Borobudur

Saat itu, korban bersama seorang temannya tengah berada di laboratorium seni kampus ISI Yogyakarta untuk berlatih teater.

Sembari menunggu teman-teman yang lain datang, korban yang merupakan mahasiswi ISI Yogyakarta tersebut membaca naskah sambil bermain handphone.

Tiba-tibat datang dua orang pria berboncengan motor. Dua orang pria tersebut berpura-pura meminjam korek api untuk menyalakan rokok.

"Pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam jenis celurit dan merampas HP milik korban. Korban yang merasa terancam, menyerahkan HP-nya tanpa perlawanan," ujarnya pada Rabu (23/6/2021) kemarin.

Usai merampas HP milik korban, kedua pelaku langsung melarikan diri. Korban pun melaporkan hal tersebut ke kepolisian.

Kapolres mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan. Kepolisian sempat mengalami kendala karena jumlah saksi yang terbatas, terlebih kondisi di sekitar lokasi kejadian cukup gelap dan tidak ada pengamanan maksimal dari sekuriti kampus.

Kasus itu mendapatkan titik terang setelah petugas memeriksa rekaman CCTV di kamera yang terpasang di sekitar kampus.

Dari rekaman CCTV tersebut, terlihat jelas bahwa kedua pelaku sempat mondar-mandir dalam mencari mangsa.

"Pelaku ini sengaja menyasar korban perempuan, agar korban tidak melakukan perlawanan. Selain itu pelaku juga mengincar korban di lokasi yang sepi dan cukup gelap," ungkapnya.

Baca juga: Peringatan Cuaca BMKG Besok Jumat 25 Juni 2021: Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin

Berdasarkan identitas yang terekam di CCTV itu, dan berdasarkan keterangan korban dan saksi, petugas pun akhirnya dapat meringkus pelaku pada 14 Juni 2021 kemarin. Adapun tersangka berinisial LH (26) warga Pajangan Bantul yang kesehariannya bekerja sebagai ojek online, sementara seorang lagi berinisial IA (18) warga Mantrijeron, Yogyakarta.

"Motifnya lebih ke motif ekonomi. Dari pengakuannya, mereka baru pertama kali melakukan kejahatan ini. Tapi kalau melihat uraian kejadiannya, seperti mereka sudah berpengalaman," terangnya.

Kedua pelaku ditangkap beserta barang bukti HP milik korban yang masih dikuasai pelaku. Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman penjara paling lama sembilan tahun penjara, dengan jeratan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. (nto)  

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved