Breaking News:

Angka Kematian Pasien Covid-19 di Sleman Meningkat, Tercatat 87 Orang Meninggal Selama Juni 2021

Angka kematian pasien terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Sleman cenderung mengalami peningkatan.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Angka kematian pasien terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Sleman cenderung mengalami peningkatan.

Sepanjang bulan Juni, tepatnya hingga 22 Juni 2021, pasien yang meninggal tercatat sebanyak 87 orang.

Dari jumlah tersebut, beberapa di antaranya bahkan meninggal dunia, saat sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. 

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo mengungkapkan, sebagian besar yang meninggal dunia tersebut adalah pasien lanjut usia (lansia) dan atau memiliki penyakit bawaan (komorbid).

Baca juga: Bupati Gunungkidul Resmi Buka Pameran Virtual Gerbang Pak Probo

Meksipun, dirinya tidak menampik, ada juga pasien meninggal dunia bukan lansia dan tidak memiliki komorbid. Namun jumlahnya relatif sangat sedikit. 

"Sebagian besar, bahkan 90 persen, yang meninggal itu adalah lansia dan atau komorbid. Yang tidak jelas, artinya bukan pasien lansia dan tidak ada komorbid-nya juga ada yang meninggal dunia. Tapi sedikit sekali," jelas dia, ditemui di gedung Setda lantai III, Rabu (23/6/2021). 

Joko mengatakan, angka kematian pasien Covid-19 di Sleman pada Juni ini tinggi apabila dibanding tahun 2020.

Ia merinci, sejak awal pandemi, tepatnya Maret hingga November 2020, angka kematian di Kabupaten Sleman tercatat hanya 44 orang.

Jumlah tersebut meningkat di Desember 2020 yakni 48 orang.

Januari 2021 sebanyak 87 orang dan Februari 2021 sebanyak 90 orang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved