Keterisian Bed Pasien COVID-19 Capai 99,4 Persen, Pemkab Klaten Tambah RS Rujukan

Keterisian Bed Pasien COVID-19 Capai 99,4 Persen, Pemkab Klaten Tambah RS Rujukan

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Ilustrasi Berita Klaten 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di 12 rumah sakit rujukan COVID-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mencapai 99,4 persen.

Keterisian tempat tidur yang nyaris penuh tersebut tidak bisa dilepaskan dari melonjaknya sebaran COVID-19 di daerah itu dalam beberapa waktu terakhir.

"Kemarin malam posisi keterisian BOR itu berada di posisi 99,4 persen," ujar Tim Ahli Satgas PP COVID-19 Klaten, Ronny Roekmito saat ditemui awak media di Pemkab Klaten, Senin (21/6/2021).

Menurut Ronny, pihak Satgas PP COVID-19 Klaten telah menggelar rapat koordinasi dengan 12 rumah sakit rujukan COVID-19 yang ada di daerah itu.

Rapat koordinasi itu untuk membahas, penambahan tempat tidur atau kamar isolasi hingga ruang ICU di rumah sakit tersebut.

"Kemarin 12 rumah sakit (saat rapat) bersedia untuk menambah tempat tidur isolasi (yang totalnya) 103 tempat tidur," katanya.

Hanya saja, lanjut Ronny, pihaknya sudah melakukan  pengecekan kepada seluruh rumah sakit tersebut dan baru tersedia sekitar 35 tempat tidur.

Baca juga: Jadi Zona Merah Covid-19, Bupati Klaten Tutup Tempat Wisata dan Tempat Ibadah Hingga Larang Hajatan

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Bupati Klaten Keluarkan 4 Instruksi Tegas

Atas dasar itu, ia pun telah meminta pihak seluruh rumah sakit untuk melengkapi sisa tempat tidur untuk isolasi yang belum disediakan itu.

"Kemarin saya cek tertambahnya baru 35, hari ini kita minta untuk lengkapi. Mudah-mudahan penambahan ini bisa mengurangi pasien ya," ucapnya.

Di samping itu, lanjut Ronny, berdasarkan informasi dari Bupati Klaten, Sri Mulyani jika ada penambahan satu rumah sakit rujukan COVID-19 di daerah itu.

"Informasi dari ibu bupati dan mudahan ini juga bisa dipercepat bahwa rumah sakit PKU Muhammadiyah Prambanan bersedia untuk jadi rumah sakit covid. Namun mereka butuh persiapan dan mudahan satu minggu ini siap," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Klaten, Sri Mulyani membenarkan jika adanya penambahan satu rumah sakit rujukan COVID-19 di Klaten untuk memenuhi ketersediaan tempat tidur dan ruang isolasi di rumah sakit.

"Memang ketersediaan bed rumah sakit sudah sangat mengkhawatirkan. Alhamdulillah, satu rumah sakit PKU Muhammadiyah Prambanan menawarkan dipakai untuk rumah sakit rujukan covid. Sebelum ijin operasional lainnya dilengkapi," ucapnya. (Tribunjogja/Almurfi Syofyan)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved