Breaking News:

Kisah Tukang Becak di Jember Sukses Bangun Bisnis Cilok, Kini Miliki 13 Rumah dan 3 Apartemen

Kisah Tukang Becak di Jember Sukses Bangun Bisnis Cilok, Kini Miliki 13 Rumah dan 3 Apartemen

Editor: Hari Susmayanti
Kompas.com/Bagus Supriadi
Harsono, pemilik cilok Edy saat berada di depan rombong cilok Edy di Kelurahan Tegalgede Kecamatan Sumbersarai Kabupaten Jember 

TRIBUNJOGJA.COM, JEMBER – Perjuangan Harsono meraih kesuksesan tak semudah membalikan telapak tangan.

Pemilik usaha Cilok Edy ini berkali-kali mengalami kegagalan dalam memulai usaha.

Namun dengan ketekunannya, Harsono akhirnya sukses mengembangkan cilok hingga akhirnya bisa memiliki belasan rumah kontrakan, 3 apartemen dan sawah.

Cilok Edy merupakan salah satu jajanan yang cukup dikenal di wilayah Jember, Jawa Timur.

Penjual cilok ini kerap ditemui di berbagai titik di kawasan kampus, seperti di depan kantor DPRD Jember, di depan kampus Universitas Jember dan Universitas Muhamadiyah Jember.

Tak hanya anak-anak yang menyukai Cilok Edy, namun juga mahasiswa hingga orang tua.

Bahkan, Cilok Edy sempat memiliki beberapa cabang di Probolinggo dan Bondowoso.

Sosok di balik usaha Cilok Edy ini awalnya merupakan seorang tukang ojek dan tukang becak yang banting setir menjadi penjual cilok.

“Dulu di Jember saja ada sepuluh rombong, sekarang tinggal empat rombong,” kata Harsono, pemiliki cilok Edy saat berbincang dengan Kompas.com di rumahnya Sabtu (19/6/2021).

Dalam sehari, Cilok Edy bisa menghasilkan Rp 5.000.000 dari empat rombong itu.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved