Breaking News:

Serie A

INTER MILAN: Ini Pengganti Eriksen Jika Playmaker Denmark Tak Bisa Lagi Perkuat Nerazzurri

Inter Milan tidak punya pilihan selain mulai merencanakan skema bahwa Christian Eriksen mungkin tidak akan tampil lagi bagi Nerazzurri.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
MIGUEL MEDINA / AFP
Gelandang Real Madrid Brazil Casemiro (kiri) menahan gelandang Italia Inter Milan Stefano Sensi selama pertandingan sepak bola Grup B Liga Champions UEFA Inter Milan vs Real Madrid pada 25 November 2020 di stadion Giuseppe-Meazza (San Siro) di Milan. 

TRIBUNJOGJA.COM - Stefano Sensi bisa memiliki peran lebih untuk dimainkan musim depan jika Christian Eriksen tidak dapat tampil bersama Inter Milan.

Menurut Corriere dello Sport, Inter Milan tidak punya pilihan selain mulai merencanakan skema bahwa Christian Eriksen mungkin tidak akan tampil lagi bagi Nerazzurri.

Pemain Timnas Denmark itu sebelumnya mengalami serangan jantung hingga kolaps di Euro 2020 saat melawan Finlandia di Kopenhagen.

Namun Eriksen masih beruntung dapat diselamatkan setelah mendapatkan perawatan medis segera di lapangan, termasuk CPR.

Dia kemudian dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut di mana UEFA dan Asosiasi Sepak Bola Denmark memastikan bahwa kondisinya stabil dan berbicara.

Simon Kjaer memeriksa Christian Eriksen setelah gelandang Inter Milan ambruk di EURO 2020 Denmark vs Finlandia di Stadion Parken di Kopenhagen pada 12 Juni 2021.
Simon Kjaer memeriksa Christian Eriksen setelah gelandang Inter Milan ambruk di EURO 2020 Denmark vs Finlandia di Stadion Parken di Kopenhagen pada 12 Juni 2021. (HANNAH MCKAY / POOL / AFP)

Pertandingan dilanjutkan dan Finlandia memenangkan pertandingan 1-0 berkat gol di babak kedua.

Sementara Eriksen sedang dipindai, Stefano Sensi mungkin diberi kesempatan untuk membuktikan ia dapat menjadi pemain yang lebih menonjol untuk Inter Milan musim depan.

Sebelumnya, gelandang Inter Milan Stefano Sensi tampil dalam sebuah wawancara yang disertakan dalam film dokumenter “AKU BERSAMA” di akun YouTube resmi Inter Milan.

Para penikmat Liga Italia Serie A selama dekade terakhir dipastikan akan menjagokan Bianconeri favorit scudetto setelah mereka memenangkan tiga scudetto berturut-turut di bawah Antonio Conte, dan kemudian lima lagi di bawah Max Allegri.

Namun, ini tidak selalu terjadi, karena sebelumnya gelar itu jatuh ke tangan Inter Milan dua kali di bawah Jose Mourinho sebelum pelatih Juventus masa depan Max Allegri merebut gelar bersama rival sekota Inter Milan, AC Milan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved