Breaking News:

Ada Lonjakan Kasus Covid, Pemkab Bantul Akan Perketat Penegakan Disiplin dan Prokes

Pemerintah Kabupaten Bantul bakal mempertegas penegakkan disiplin dan penerapan protokol kesehatan.

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA/ Christi Mahatma Wardhani
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul bakal mempertegas penegakkan disiplin dan penerapan protokol kesehatan. Hal ini dilakukan menyusul terjadinya lonjakan kasus covid-19 yang terjadi beberapa waktu belakangan.

Hal itu ditegaskan Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih sebagaimana informasi yang diunggah akun resmi Instagram Pemkab Bantul pada Sabtu (19/6/2021)

Dirinya menggarisbawahi bahwa Pemkab Bantul akan menegakkan langkah-langkah penegakkan disiplin yang lebih tegas dan memperkuat sosialisasi tentang penerapan protokol kesehatan yang terangkum dalam 5M. Yaitu mengenakan masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

"Hari ini memang masih kita temukan kerumunan-kerumunan di masyarakat dalam wujud apa pun seperti sosial, keagamaan, olahraga, nanti kita akan tertibkan bersama TNI/POLRI bersama kejaksaan karena kita tidak ingin terjadi ledakan covid-19 yang tidak bisa dikendalikan. Di samping itu Pemkab Bantul terus menambah shelter-shelter terutama di desa-desa," katanya.

Bersamaan dengan itu, sebagaimana Instruksi Bupati Bantul No. 15/Instr/2021 tentang Perpanjangan Kesembilan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro, Pemkab Bantul juga menutup sementara obyek wisata pantai setiap Sabtu dan Minggu hingga 28 Juni mendatang.

Adapun obyek wisata pantai yang ditutup sementara untuk wisatawan tersebut meliputi obyek wisata Kawasan Parangtritis, Kawasan pantai wilayah barat, yakni Pantai Samas, Pantai Pandansari, Pantai Gua Cemara, Pantai Cangkring, Pantai Kuwaru, Pantai Baru, dan Pantai Pandansimo serta Gua Selarong, dan Gua Cerme.

Sebagai informasi, terdapat penambahan kasus covid-19 cukup signifikan. Kenaikan ini tak hanya terjadi di Bantul, namun terjadi juga di kabupaten/kota lainnya di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di Bantul sendiri, berdasarkan data Dinas Kesehatan per Sabtu (19/6/2021) pukul 15.30 WIB, tercatat ada tambahan sebanyak 360 orang kasus konfirmasi covid-19, tambahan kasus konfirmasi covid-19 yang sembuh sebanyak 88 orang, tambahan kasus konfirmasi covid-19 yang meninggal sebanyak 5 orang, serta suspek bertambah 246 dan 6 orang kasus probabel.

Pemkab Bantul mengajak warga masyarakat untuk bersama-sama berupaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan mengaplikasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yakni dengan cara menerapkan 5 M yang meliputi Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, serta Mengurangi Mobilitas. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved