Breaking News:

Kisah Inspiratif

Kisah Perjuangan Mencari RS Rujukan di Yogyakarta, 6 Jam Baru Peroleh Bed

Mencari RS rujukan di tengah kondisi penyebaran COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta yang begitu tinggi bukan perkara mudah. 

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sore itu, selepas salat Jumat, jam tugas Aziz Apri Nugroho sebagai driver Puskemas Depok 1, sebenernya telah selesai.

Ia bisa saja langsung pulang, tapi tiba-tiba Kepala Puskemas, mendapat informasi dari Public Safety Center (PSC) Dinas Kesehatan DIY ada seorang pasien perempuan di Maguwoharjo terkonfirmasi positif antigen dan membutuhkan bantuan untuk dibawa ke Rumah Sakit rujukan. 

Aziz yang kebetulan saat itu sedang bersama Kepala Puskemas, diminta untuk mengantar pasien itu.

Tanpa pikir panjang, dirinya menyanggupi.

Ternyata, pasien tersebut adalah seorang anak kos di wilayah Sambilegi.

Ia tinggal di Yogyakarta sebatang kara.

Baca juga: BREAKING NEWS : Kembali Catat Rekor, Penambahan 638 Kasus COVID-19 di DIY Hari Ini

Keluarganya berada di Bogor. 

"Awalnya, saya hanya diminta untuk mengantar ke RS Hermina. Karena kata temannya (si pasien), di sana ada bed. Tapi setelah dicroscek, ternyata penuh," kata dia, mengawali cerita kepada Tribunjogja.com, Sabtu (19/6/2021). 

Aziz bersama satu perawat yang sudah kadung memakai APD lengkap, tidak mungkin membatalkan tugas.

Ia merasa memiliki tanggung jawab.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved