Tinggalkan Real Madrid, Sergio Ramos Jadi Rebutan Duo Manchester

Menemukan mitra yang dapat diandalkan untuk kapten Harry Maguire sangat penting dan untuk itu, Setan Merah telah dikaitkan dengan segudang bek tengah.

PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP
Bek Spanyol Real Madrid Sergio Ramos merayakan golnya dalam pertandingan sepak bola grup B Liga Champions UEFA antara Real Madrid dan Inter Milan di stadion Alfredo di Stefano di Valdebebas, di pinggiran Madrid, pada 3 November 2020. 

TRIBUNJOGJA.COM- Manchester United dikabarkan siap bersaing dengan Manchester City untuk mendapatkan Sergio Ramos, yang akan meninggalkan Real Madrid musim panas ini.

Sebagaimana dilansir Tribun Jogja dari laman media Spanyol, AS, ketertarikan Manchester United pada bek veteran Spanyol ini cukup beralasan.

Mengingat fakta bahwa Victor Lindelof dan Eric Bailly sejauh ini tidak bisa diandalkan, baik karena cedera atau penampilan di lapangan.

Menemukan mitra yang dapat diandalkan untuk kapten Harry Maguire sangat penting dan untuk itu, Setan Merah telah dikaitkan dengan segudang bek tengah termasuk Raphael Varane dari Real Madrid.  

Di samping Varane, Setan Merah kini memiliki opsi lainnya pada sosok Sergio Ramos, bermodal kualitas kepemimpinannya juga menjadi bonus tambahan untuk Manchester United.

Adapun tetangga mereka Manchester City, minat pada bek veteran Spanyol tidak berdasar, bahkan jika itu mengejutkan banyak orang.  

Pada sosok Ruben Dias, Manchester City telah menemukan solusi jangka panjang di jantung pertahanan, dengan John Stones menikmati kebangkitan karir yang menyenangkan musim lalu.

Namun, pengurangan perannya mendorong Aymeric Laporte untuk mencari padang rumput yang lebih hijau, dengan Real Madrid di antara klub-klub yang terkait dengannya.

Itu membuat Nathan Ake sebagai satu-satunya bek tengah lain yang dimiliki Pep Guardiola, Ramos bisa menjadi opsi pengganti yang layak untuk Manchester City.

Faktanya, sesuai laporan yang tersebar luas, City bersedia menawarkan Ramos kontrak dua tahun yang dia cari dari Real Madrid, yang seharusnya membuat Manchester United di bawah tekanan untuk menaikkan standar.

Selain Manchester United dan Manchester City, PSG juga tertarik untuk mengontrak Ramos di jendela transfer musim panas, sementara Sevilla telah diperdebatkan sebagai tujuan potensial juga.

Adapun Sergio Ramos adalah legenda Real Madrid, dan secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terbesar dari generasinya.

Setelah tiba di Bernabeu, pemain Spanyol itu terus berkembang dalam susunan tim utama Los Blancos, dimulai sebagai bek kanan sebelum menjadi salah satu bek tengah terbaik di dunia.

Namun, setelah 16 tahun di Real Madrid, Ramos bersiap untuk fase baru dalam karirnya, setelah gagal mencapai kesepakatan dengan klub mengenai persyaratan kontrak baru.

Dengan kontraknya saat ini yang akan habis pada akhir bulan, babak gemilang dalam sejarah sang pemain serta Real Madrid akan segera berakhir.

Tangis Sergio Ramos
Sergio Ramos, sulit menahan air matanya saat berbicara pada konferensi pers terakhir sebelum meninggalkan klub tersebut, Kamis (17/6/2021).

Usai Real Madrid merilis pernyataan tersebut, Ramos melakukan konferensi pers virtual pada Kamis waktu setempat.

Pria berusia 35 tahun itu pun meneteskan air mata dalam sambutannya.

“Saatnya sudah tiba, dan ini adalah salah satu momen tersulit dalam hidup saya.

"Sekarang waktunya saya berpamitan ke Real Madrid. Saya datang bersama ayah saya,” kata Ramos.

Perkataan Ramos terhenti karena tangisnya terlanjur pecah.

“Sulit untuk tidak merasa emosional. Saya ingin bisa berpamitan di Santiago Bernabeu.”

Ramos mengucapkan terima kasih kepada pihak klub dan suporter.

Mantan bek Sevilla tersebut pun mengisyaratkan ia akan kembali ke Los Merengues, cepat atau lambat.

“Terima kasih Real Madrid, saya akan selalu mengingat kalian dalam hati saya. Hari ini adalah akhir dari periode yang unik dan luar biasa dalam hidup.”

“Di saat yang sama, ini awal baru untuk harapan dan masa depan.

"Saya punya keinginan kuat untuk menunjukkan kemampuan terbaik selama bertahun-tahun lagi, serta menambah trofi dalam deretan title yang saya raih.”

“Terima kasih untuk semua orang. Ini bukan perpisahan.

"Saya hanya mengucapkan sampai jumpa lagi karena saya akan lekas kembali,” tutur dia.

Kepergian Sergio Ramos dari Real Madrid tak lepas dari kontraknya yang berakhir pada akhir Juni 2021.

Ramos menuntut kontrak baru dengan durasi 2 tahun untuk bertahan di Santiago Bernabeu.

Florentino Perez tidak mau menuruti keinginan Ramos karena kebijakannya yang hanya memberikan kontrak anyar berdurasi 1 tahun bagi pemain berusia di atas 30 tahun.

Perundingan antara Perez dan Ramos telah berlangsung selama satu tahun terakhir.

Akan tetapi, tidak ada pihak yang mau mengalah dalam negosiasi dan pada akhirnya Ramos yang memutuskan pergi. (TRIBUNJOGJA.COM/ HAN)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved