Breaking News:

Petugas Kasir Otak Pencurian Uang UPK Gemilang Sejahtera

Polres Magelang berhasil meringkus komplotan pencuri uang senilai Rp74 juta milik UPK Gemilang Sejahtera Tempuran, Tempuran, Kabupaten Magelang.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Agus Wahyu
istimewa
Satuan Polres Magelang saat menunjukkan barang bukti pencurian, Rabu (16/06/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Polres Magelang berhasil meringkus komplotan pencuri uang senilai Rp74 juta milik UPK Gemilang Sejahtera Tempuran, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. Pelaku pencurian diketahui berjumlah empat orang dan kini sudah ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan uang hasil curiannya.

Kapolres Magelang melalui Wakapolres Kompol Aron Sebastian menerangkan jika tersangka ada lima orang, namun yang berhasil diamankan empat orang. Satu di antaranya yakni berinisial SJ (38) yang berperan sebagai otak pelaku pencurian. Sementara satu orang lainnya berinisial J masih berstatus Daftar Pencarian Orang atau DPO.

“Jadi SJ ini sebagai otak pelaku dalam pencurian. Dia adalah kasir UPK Gemilang Sejahtera. SJ juga mengajak anaknya, perempuan yang masih berusia 17 tahun ikut dalam perencanaan. Lalu, WA (18) dan J (DPO) sebagai eksekutor dan MS (22) juga berperan sebagai perencanaan," kata Kompol Aron Sebastian saat konferensi pers di Mapolres Magelang, Rabu (16/6/2021).

Dijelaskan Kompol Aron Sebastian, kejadian bermula pada pada Kamis, (10/6) ketika tersangka SJ mengajak anaknya untuk mencari orang yang bisa mengambil uang milik UPK Gemilang Sejahtera Tempuran yang akan disetor ke Bank. Untuk melancarkan aksi, anak SJ mengajak tiga tersangka lain yakni WA, MS, dan J.

Para tersangka menyusun strategi untuk mencuri uang yang akan disetor ke bank oleh SJ, esok harinya. Setibanya di TKP Jalan Raya Magelang-Purworejo tepatnya di Perempatan Sidomulyo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, SJ bertemu dengan Hermawan (pelapor) untuk bersama-sama menyetorkan uang ke bank menggunakan mobil.

Namun, tersangka SJ meminta tolong kepada pelapor untuk memasukan motornya ke tempat penitipan. "Saat itulah datang tersangka WA dan J dengan menaiki motor berhenti di depan mobil pelapor, kemudian WA turun dan membuka pintu yang tidak terkunci lalu mengambil tas korban yang di dalamnya berisi uang," ujarnya.

Setelah tersangka WA dan J kabur, SJ memberitahu pelapor sambil berpura-pura panik. Pelapor sempat mencoba mengejar pelaku namun tidak ketemu sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke petugas Polsek Salaman.

"Pelapor langsung melapor ke petugas Polsek Salaman. Sedangkan para tersangka berkumpul di rumah SJ dan membagi hasil curian," tuturnya.

Setelah mendapat laporan, tim gabungan Polsek Salaman dan Resmob Sat Reskrim Polres Magelang melakukan penyelidikan di TKP dan mendalami profil saksi-saksi. Kemudian dalam waktu kurang dari 24 jam, petugas dapat mengungkap bahwa tersangka SJ yang ikut bersama pelapor merupakan pelaku pencurian.

"Setelah itu, petugas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka lainnya beserta barang bukti. Adapun, tersangka dikenai Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan (Curat), sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP (ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara)," tandasnya. (ndg)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Kamis (17 Juni 2021) halaman 06.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved