Breaking News:

Koni Kota Tunggu Penyerahan Proposal Puslatkot Sampai 20 Juni

KONI Kota Yogyakarta mematangkan rencana program Pemusatan Latihan Kota (Puslatkot).

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Agus Wahyu
istimewa
Ketua Bidang (Kabid) Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Kota Yogyakarta, Cukup Pahalawidi. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - KONI Kota Yogyakarta mematangkan rencana program Pemusatan Latihan Kota (Puslatkot). Hingga pertengahan Juni ini, tercatat sudah 15 cabang olahraga (cabor) yang telah memasukkan proposal pelaksanaan Puslatkot, dari total 44 cabor terdaftar.

“Memang masih kurang banyak, karena proposal yang masuk juga baru ada 15 cabor. Proposal akan kita verifikasi terlebih dahulu,” ujar Ketua Bidang (Kabid) Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Kota Yogyakarta, Cukup Pahalawidi, Kamis (17/6/2021).

Cabor yang telah memasukkan proposal pelaksanaan Puslatkot tersebut meliputi, angkat berat, binaraga, taekwondo, senam, panjat tebing, golf, kempo, gateball, yongmodo, drumband, catur, anggar, bridge, renang, dan tarung derajat.

Selanjutnya, Cukup membeberkan proposal dari masing-masing cabor tersebut sangat penting bagi KONI Kota Yogyakarta guna mengetahui program latihan yang nantinya akan dilaksanakan dalam Puslatkot mendatang.
“Karena proposal ini sangat penting, kami berharap maksimal tanggal 20 Juni ini semua cabor sudah memasukkan proposalnya,” tuturnya.

Dengan begitu, pelaksanaan Puslatkot dapat segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini, pada bulan Juli 2021 mendatang. Beberapa syarat kelengkapan proposal berkaitan dengan kebutuhan selama Puslatkot disesuaikan dengan karakter masing-masing cabor.

“Seperti kebutuhan sewa tempat, kebutuhan alat latihan habis pakai, ekstra fooding, rencana pelaksanaan try in dan try out," paparnya.

Selain itu untuk kelengkapan kedua yang penting untuk disertakan diantaranya adalah, informasi pelaksanaan latihan cabor tersebut. “Seperti tempat dan jadwal latihan, nama-nama atlet dan pelatih yang diajukan sesuai kuota yang disiapkan,” ujarnya.

Lebih jauh, pelaksanaan Puslatkot selain ditujukan sebagai persiapan menuju Porda DIY tahun 2022 mendatang juga dijadikan sebagai sarana identifikasi bagi bidang binpres dan organisasi KONI Kota Yogyakarta.

Untuk bidang organisasi, Puslatkot ini bisa mengidentifikasi masa bakti organisasi cabor apakah masih aktif atau sudah habis dan untuk kebutuhan data base olahraga. Puslatkot juga bisa dijadikan sarana mengidentifikasi kesiapan atlet dan pelatih menuju Porda DIY.

“Ini juga kami jadikan sebagai sarana untuk mengetahui potensi kemampuan atlet-atlet yang sempat tidak latihan atau berlatih terbatas selama di masa pandemi ini. Jadi mohon menjadi perhatian dari pengurus cabor,” tandasnya. (tsf)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Jumat 18 Juni 2021 halaman 10.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved