Breaking News:

Berita Kesehatan

Penderita Diabetes Berisiko Terkena Serangan Jantung Senyap, Ini Penjelasannya

Serangan jantung ini disebut senyap karena gejalanya sangat tersamar hingga penderitanya tak menyadari tanda-tanda tersebut

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
ist
Ilustrasi 

Serangan jantung senyap juga membahayakan

Serangan jantung, baik itu serangan jantung yang umum dan serangan jantung senyap terjadi ketika aliran darah yang menuju ke jantung terhambat. Hingga berisiko terjadinya gagal jantung.

"Sangat penting untuk membuka arteri jantung yang tersumbat segera setelah itu tersumbat sehingga kita tidak berada dalam situasi di mana ada penurunan aliran darah dan pada akhirnya jaringan parut yang akan mengganggu kemampuan seseorang untuk memiliki fungsi jantung yang normal," kata Weinberg.

Sementara studi Circulation menemukan bahwa serangan jantung senyap ini lebih sering terjadi pada pria daripada wanita.

Baca juga: Markis Kido Meninggal Diduga Serangan Jantung, Ini Cara Mengenali Gejala Serangan Jantung

Terjadi pada penderita diabetes

Juga, para peneliti telah menemukan bahwa serangan jantung senyap lebih sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua dengan diabetes.

Misalnya, dalam sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2012 di Journal of American Medical Association, 14% dari 337 peserta dengan diabetes mengalami serangan jantung senyap dibandingkan dengan 9% dari populasi yang sama yang memiliki serangan jantung umum.

Dan dengan serangan jantung umum, dokter dapat merekomendasikan perawatan yang meliputi operasi, obat-obatan, dan penyesuaian gaya hidup.

Itu sebabnya serangan jantung senyap sangat mengkhawatirkan: Jika Anda tidak tahu Anda mengalami serangan jantung, Anda tidak akan melakukan langkah-langkah pencegahan.

Selain itu, Anda mungkin hanya menyadari bahwa Anda mengalami serangan jantung setelah fakta ketika Anda mulai mengalami gejala gagal jantung karena serangan jantung senyap telah merusak otot-otot jantung.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved