Breaking News:

Update Corona di DI Yogyakarta

Dinkes DIY Minta RS Rujukan Siapkan Ruang Minimal 30 Persen untuk Pelayanan COVID-19

Tingkat hunian rawat inap rumah sakit rujukan COVID-19 berdasarkan data Dinkes DIY antara lain BOR total telah mencapai 76,2 persen.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
SHUTTERSTOCK/Halfpoint
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Garda terdepan penanganan COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terpaksa harus menunda waktu istirahatnya.

Pasalnya, hingga kini kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus meningkat.

Tercatat hingga Rabu (16/6/2021) malam total kasus COVID-19 di DIY mencapai 50.151 kasus, setelah terjadi penambahan kasus positif pada hari ini sebanyak 534 kasus.

Adanya penambahan kasus positif pada hari ini menjadi rekor baru selama 1,5 tahun pandemi COVID-19 berlangsung.

Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY terus berupaya untuk mengantisipasi peningkatan kasus terkonfirmasi positif covid-19 dengan meminta kepada pihak rumah sakit rujukan COVID-19 supaya menyediakan minimal 30 persen  kapasitas ruangan di rumah sakit rujukan, khusus untuk pelayanan COVID-19.

Baca juga: BREAKING NEWS : Catat Rekor Baru, Penambahan 534 Kasus Positif COVID-19 di DI Yogyakarta

"Salah satu antisipasi peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19, Dinkes DIY akan menyampaikan kepada rumah sakit rujukan COVID-19 untun menyediakan minimal 30 persen ruangan khusus pelayanan COVID-19," kata Kepala Dinkes DIY Pembajun Setyaningastutie, Rabu (16/6/2021).

Selain itu, Pembajun mengatakan, arahan dari ketua Satgas COVID-19 DIY sekaligus Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menekankan, pihak terkait agar dapat menyediakan suplai oksigen bagi rumah sakit rujukan maupun faskes yang membutuhkan.

Ia menuturkan, dari hasil rapat penanganan COVID-19 DIY, Sri Paduka Paku Alam X juga menekankan khusus kepada pemasok oksigen agar 80 persen pasokan oksigen itu ditujukan untuk keperluan penanganan COVID-19.

"Bapak wakil Gubernur DIY meminta pihak terkait untuk dapat menyediakan suplai oksigen bagi RS rujukan ataupun faskes yang membutuhkan. Salah satunya bagi pemasok yaitu 80 persen pasokan dapat digunakan keperluan COVID-19," jelas Pembajun.

"Tentunya dengan tetap memperhatikan peningkatan kebutuhan di Jawa Tengah," terang dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved