Breaking News:

Pendidikan

Siapkan Kuota 340 Siswa, SMP Negeri 15 Yogyakarta Prioritas Prokes saat Verifikasi PPDB

Sekolah berupaya untuk melakukan evaluasi pelaksanaan PPDB secara harian agar segala sesuatu yang kurang bisa segera dibahas dan diperbaiki.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
tribunjogja.com
SMPN 15 Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - SMP Negeri 15 Yogyakarta menerima 340 siswa baru melalui proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2021/2022 ini.

Kepala SMP Negeri 15, Siti Arina Budiastuti menyampaikan, meski menerima cukup banyak siswa, yang memungkinkan proses verifikasi PPDB berkerumun, namun pihaknya tetap mengawasi jalannya protokol kesehatan (prokes).

Arina berharap agar jumlah kuota tersebut bisa terpenuhi dengan presentase peserta didik yang ada.

"Sejauh ini berjalan lancar. Protokol kesehatan kami dahulukan atau kami pastikan berjalan dengan baik," kata Arina, Selasa (15/6/2021).

Baca juga: Akomodir Nilai ASPD, PPDB SMP Jalur Bibit Unggul di Kota Yogya Diperpanjang Sampai 12 Juni

Dia menjelaskan, pihaknya berupaya untuk melakukan evaluasi pelaksanaan PPDB secara harian agar segala sesuatu yang kurang bisa segera dibahas dan diperbaiki.

“Alur pendaftaran di tempat ini dibuat satu arah. Sehingga, pintu masuk dan keluar calon peserta didik tidak sama,” ujarnya.

Tidak hanya itu, parkir kendaraan untuk para orang tua siswa yang mendaftarkan putra-putrinya juga telah disediakan di lahan yang cukup luas agar tidak berdempetan.

Arina menambahkan, wali murid dan calon siswa bisa segera mengisi formulir di salah satu ruangan setelah memarkirkan kendaraan.

“Ada tiga ruangan yang disediakan. Setiap ruangan ada satu konselor untuk membantu,” ungkapnya lagi.

Setelah itu, siswa langsung menuju pendopo untuk pengecekan berkas dan akhirnya mengirimkan berkas ke loket yang disediakan.

Baca juga: Hari Pertama PPDB Tingkat SMP di Kota Yogya, Sejumlah Orang Tua Siswa Mengeluh Kesulitan Log In

Terkait verifikasi, calon siswa dan wali murid bisa melakukannya di loket berbeda. SMP Negeri 15 Yogyakarta membuka cukup banyak loket agar tidak menimbulkan kerumunan.

“Setiap wali murid di loket hanya menghabiskan 15 menit saja karena sistem kami sudah digital. Kertas verifikasi bakal dicetak dua lembar, satu untuk sekolah dan lainnya untuk peserta didik,” jelasnya.

Dikatakan Arina, hari ini jalur bibit unggul sudah diisi 34 anak dan zona wilayah 68 orang.

“Dari 34 anak tersebut, tercatat pagi tadi sudah ada 27 yang melakukan verifikasi. Sedangkan 7 lainnya masih ditunggu. Dari jalur zona wilayah juga sudah ada 60 orang yang melakukan verifikasi,” tandasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved