Breaking News:

PSS Sleman

Pemain Baru PSS Divaksin Sebelum Liga Berjalan

PSS Sleman akan berikan vaksin bagi para pemain dan ofisial yang baru pada bulan depan jelang kick off Liga 1.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Agus Wahyu
Dok PSS
Kim Jeffrey Kurniawan saat menjalani sesi latihan pagi bersama PSS Sleman di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Jawa Barat, Minggu (13/6/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, CIKARANG - PSS Sleman akan berikan vaksin bagi para pemain dan ofisial yang baru pada bulan depan jelang kick off Liga 1. Hal tersebut sebagai bentuk antisipasi penyebaran Covid-19 di kalangan pemain Laskar Super Elang Jawa.

“Di Piala Menpora kemarin kami sudah dapat vaksin dua kali. Bulan depan akan diberikan kembali, khusus untuk pemain, ofisial, atau personil baru,” ujar dokter PSS Sleman, Elwizan Aminuddin usai memantau latihan PSS di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (14/6/2021).

Sebagai catatan, PSS Sleman dikabarkan masih melakukan bongkar pasang pemain mengisi skuat untuk menghadapi Liga 1 2021 nanti. Pihak manajen juga telah mengonfirmasi akan ada dua pemain asing baru yang akan bergabung pada pemusatan latihan (TC) kali ini di Cikarang.

Dokter Amin juga menyebut penerapan protokol kesehatan pada pemain PSS cukup ketat dilakukan, lantaran meskipun para pemain telah mendapat vaksin dua kali, masih ada kemungkinan terpapar Covid-19 di mana pun.

“Semuanya sangat kami perhatikan terutama karena masih dalam masa pandemi ini. Jangan sampai lengah walaupun sudah dapat vaksin sebanyak dua kali tapi tidak menjamin akan bebas dari Covid-19,” teganya.

Selanjutnya, ia dan tim pelatih telah membuat treatment untuk Bagus Nirwanto cs. Termasuk di antaranya mengatur porsi latihan, istirahat serta asupan makanan. Harapannya, dapat menyokong asupan gizi para pemain, serta daya tahan tubuh agar tetap sehat untuk menjalani proses latihan.

“Porsi nutrisi yang masuk juga kami perhatikan sekali, bahkan memberikan suplemen tambahan setiap habis latihan yaitu protein lebih. Itu karena mereka butuh protein tinggi untuk recovery (pemiluhan) rasa letih saat latihan,” jelasnya.

Menurut Amin, padatnya jadwal ditambah dengan intensitas latihan tinggi memang memiliki risiko. Maka selain menjaga diri dengan selalu sadar akan kesehatan sendiri, ia memastikan kesehatan tiap pemain terpantau dengan baik. (tsf)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Rabu (16 Juni 2021) halaman 10.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved