Breaking News:

Kasus Covid-19 Melonjak, Gelaran Piala Wali Kota Solo Diundur

Piala Wali Kota Solo yang rencananya akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo mulai Minggu (20/6/2021) resmi ditunda.

Editor: Agus Wahyu
TribunSolo.com/Adi Surya Samodra
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka 

TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Piala Wali Kota Solo yang rencananya akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo mulai Minggu (20/6/2021) resmi ditunda. Penundaan jadwal diketahui berdasarkan surat resmi dari panitia penyelenggara untuk klub-klub peserta, salah satunya Bali United, pada Selasa (15/6/2021) sore WIB.

Berdasarkan surat resmi tersebut, pihak penyelenggara Piala Wali Kota Solo sudah memilih tanggal pelaksanaan baru sebagai alternatif, yaitu pada Selasa (29/6/2021) dan Rabu (30/6/2021). Apabila diputuskan menjadi jadwal tetap, kedua tanggal tersebut bakal digelar sebagai babak preliminary dari kontestan Liga 1 dan Liga 2.

Kabar lainnya, Arema FC mengumumkan jika Piala Walikota Solo kemungkinan dimulai pada 27 Juni 2021. Berlangsung kurang lebih satu pekan, turnamen ini berakhir pada tanggal 3 Juli mendatang. "Piala Walikota Solo mengalami pengunduran jadwal dari rencana semula," tulis Arema FC, dilansir dari laman resmi klub.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji menyampaikan jika pihak klub mendukung langkah panitia melakukan penundaan. "Arema FC secara prinsip mendukung langkah Panpel dan menghormati keputusan pihak kepolisian. Prinsip Arema FC siap menyukseskan dan mengikuti Piala Wali Kota Solo," kata Sudarmaji.

Lebih lanjut Sudarmaji memastikan, mundurnya jadwal Piala Walikota Solo tak berpengaruh pada keputusan Arema FC untuk tetap ikut dalam turnamen tersebut. "Langkah Arema FC kedepan tentu mencoba untuk kembali menyusun ulang program latihan berkaitan dengan mundurnya jadwal Piala Walikota Solo," jelasnya.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dalam keterangannya kepada wartawan sempat menyampaikan jika pandemi Covid-19 menjadi alasan utama Piala Wali Kota Solo 2021 bisa batal hingga akhirnya dibutuskan untuk diundur. Keputusan ini diambil dengan melalui pertimbangan yang matang.

Gibran mengaku mendapatkan arahan dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Hal ini berkaitan dengan lonjakan Covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah lewat varian baru dari India. Ganjar Pranowo pun meminta kepada masyarakatnya untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan berdiam diri di rumah saja.

"Yang jelas sudah ada intruksi langsung dari Pak Gubernur (Ganjar Pranowo) karena tadi pagi (Selasa) dia telepon saya. Pak Wakapolda juga telepon saya dan sekarang benar-benar harus mengurangi aktivitas yang melibatkan kerumunan," ucap pria berusia 33 tahun tersebut kepada awak media. (Bolasport/Tribunjatim/trbunjogja.com)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Rabu (16 Juni 2021) halaman 10.

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved