Breaking News:

PSIM Yogyakarta

Pelatih PSIM Yogyakarta Turunkan Dua Tim Berbeda dalam Dua Kali Uji Coba Lawan Bali United

Seto Nurdiyantoro menurunkan dua tim yang berbeda, lantaran ingin melihat semua progres latihan yang telah dijalani selama ini.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Pelatih PSIM, Seto Nurdiyantoro 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PSIM Yogyakarta menahan imbang Bali United 1-1 kala menjalani pertandingan kedua uji coba dalam rangkaian Tour de Java yang dilakukan oleh anak asuh Stefano 'Teco' Cugurra di Stadion Mandala Krida, Senin (14/6/2021) sore.

Gol pertama dicetak oleh kubu Bali United, Gavin Kwan Adsit yang mendapat cut back dari Sidik Saimima di babak pertama, kemudian dibalas oleh PSIM Yogyakarta melalui sepakan Ken Noveryan yang berhasil mengelabui kiper Bali United, Samuel Reimas di babak kedua,

Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro menyebut dua pertandingan yang dijalani anak asuhnya merupakan dua tim yang berbeda, lantaran ingin melihat semua progres latihan yang telah dijalani selama ini.

Ia juga mengungkapkan tidak mengklaim bahwa di pertandingan pertama kemarin (13/6/2021) sebagai tim yang disebut pemain inti, dan pemain yang bertanding hari ini adalah pemain lapis kedua, namun hal tersebut mengacu kepada pemberian kesempatan jam terbang bagi semua pemain.

Baca juga: PSIM Yogyakarta Tahan Imbang 1-1 Bali United pada Laga Uji Coba Kedua Tour de Java

“Saya pikir, tim sudah kita bagi dua artinya bukan masalah pemain inti atau enggak, tapi yang diturunkan pada pertandingan pertama kami tampilkan pemain yang lebih pengalaman. Hari ini kita coba rotasi semuanya dan saya pikir tidak ada kendala, tidak ada masalah, semua cara bermainnya merata," kata Seto seusai pertandingan.

Selanjutnya, pelatih asal Kalasan, Sleman ini melihat anak asuhnya masih mengalami kendala dan kekurangan, namun secara keseluruhan semua pemain dapat menikmati pertandingan.

"Mereka bisa menikmati, artinya di pertandingan ini pun kita banyak belajar, bagaimana harus membuka pertahanan lawan, bagaimana kita defense, jadi masih tetap ada kekurangan-kekurangan yang harus kami benahi kedepannya," imbuhnya.

Sementara itu, kapten PSIM Yogyakarta, Hendika Arga Permana bersyukur karena dapat melakoni uji coba dengan tim yang satu level di atasnya, apalagi label juara bertahan Liga 1 2019.

"Syukur alhamdulillah hasil seri kami dapatkan sore tadi. Yang penting kita belajar dari Bali United karena mereka tim yang bagus, dan mereka juga sedang persiapan untuk AFC, pemain-pemainnya juga merata, jadi kami belajar bagaimana menghadapi pemain-pemain yang kuat seperti Bali United," kata Arga.

Baca juga: Uji Coba PSIM Yogyakarta Lawan Bali United, Babak Pertama Berakhir 0-1 bagi Keunggulan Bali United

Ia juga mengemukakan bahwa menikmati setiap pertandingan yang dilakoni merupakan hal yang penting daripada terbebani untuk mengejar kemenangan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved