Breaking News:

Berulang Kali Melakukan Penodongan, Preman Kampung di Mertoyudan Ditangkap Polres Magelang

Seorang  preman kampung yang meresahkan masyarakat Mertoyudan berhasil ditangkap Polres Magelang. Pelaku merupakan residivis yang sering membuat

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Kriminalitas 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Seorang  preman kampung yang meresahkan masyarakat Mertoyudan berhasil ditangkap Polres Magelang

Pelaku merupakan residivis yang sering membuat onar di Kampungnya. Kini pelaku ditahan di Rumah Tahanan Polres Magelang

Kapolres Magelang melalui Kasatreskrim Polres Magelang AKP Muhammad Alfan menyebutkan, hasil operasi premanisme yang dilaksanakan jajaran Polres Magelang di antaranya menangkap preman kampung yang sering memalak warga di wilayah Mertoyudan dan sekitarnya. 

Baca juga: DPRD DIY Nilai Perlu Layanan Psikologi Klinis di Semua Puskesmas, Terlebih Saat Pandemi

"Pelaku perampasan uang dan handphone yang kita tangkap berinisial DAES alias Ponyol (30) warga Lingkungan Pandansari, Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang," ujarnya, Minggu (13/06/2021). 

Ia menambahkan, korban dalam kejadian adalah Galih Khilmawan (25) warga Dusun Bayanan, Desa Bulurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang

Di mana, Saudara Galih merupakan penjaga malam di sebuah tempat cucian mobil yang menjadi sasaran aksi tersangka DAES. 

Adapun, kronologinya terjadi pada Sabtu (05/06/2021) sekira pukul 23.30 WIB. Saat korban sedang melakukan tugas jaga malam di tempat cucian mobil di Dusun Bayanan.

Tiba-tiba tersangka datang dan mendobrak pintu langsung mencari saksi Niko Saputro yang biasa jaga malam tempat cucian mobil tersebut.

Karena tidak ketemu yang dicari, tersangka mengambil paksa uang Rp 200 ribu dan meminta handphone (HP) korban namun tidak diberikan oleh korban.

Kemudian tersangka menganiaya korban dan mengambil HP milik korban sambil mengancam korban.

"Seketika korban lari meminta bantuan tetangga sekitar, namun tersangka langsung kabur. Atas kejadian yang dialaminya korban pun melapor ke Polsek Mertoyudan, pada Senin (07/06/2021) lalu,” jelasnya. 

Baca juga: PSIM Yogyakarta Kalah 1-2 dari Bali United dalam Laga Uji Coba di Stadion Mandala Krida

Mendapat laporan dari korban, petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka di rumahnya, Selasa (08/06/2021). 

Selain itu petugas juga menyita barang bukti (BB), berupa 1 (satu) buah HP merk Xiaomi Poco M3 warna hitam.  

“Tersangka adalah seorang residivis dan sudah beberapa kali melakukan tindakan premanisme dan dikenal preman kampung yang meresahkan masyarakat," pungkasnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved