Breaking News:

Jawa

Obyek Wisata di Klaten Tetap Buka Meski Kasus COVID-19 Meningkat, Ini Imbauan Wabup Klaten

Yoga Hardaya mengingatkan para pengelola obyek wisata di Klaten untuk selalu disiplin dan mematuhi penerapan protokol kesehatan COVID-19.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya saat ditemui di Desa Tegalyoso, Klaten Selatan, Jumat (11/6/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Obyek wisata di Kabupaten Klaten masih diperbolehkan beroperasi meski saat ini kasus sebaran COVID-19 di daerah itu mengalami peningkatan.

Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya mengingatkan para pengelola obyek wisata di Klaten untuk selalu disiplin dan mematuhi penerapan protokol kesehatan COVID-19 di daerah tersebut.

"Obyek wisata dalam pengawasan yang ketat, terutama wisata air. Sementara masih buka sambil melihat perkembangan," ujar Yoga saat di jumpai Tribunjogja.com, di Desa Tegalyoso, Kecamatan Klaten Selatan, Jumat (11/6/2021).

Ia mengatakan, untuk saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten memang masih mengizinkan pembukaan obyek wisata di Klaten.

Baca juga: Kasus COVID-19 di Klaten Melonjak, 144 Warga Terkonfirmasi Positif, 5 Orang Meninggal Dunia

Baik itu wisata air, wisata alam, wisata budaya hingga wisata religi.

"Tapi kalau dimungkinkan untuk ditutup akan kita tutup. Saat ini kita sudah mulai tegas," jelasnya.

Sementara itu, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekmito menambahkan jika untuk obyek wisata di Klaten hingga saat ini masih sesuai dengan peraturan sebelumnya.

"Untuk obyek wisata sampai saat ini masih menggunakan aturan kemarin, seperti kapasitas maksimal 30 persen dan jam operasional hanya sampai pukul 15.00 setiap hari," ujarnya saat ditemui di Pemkab Klaten.

Ronny menyebutkan, Satgas COVID-19 Klaten akan terus memantau pelaksanaan prokes dan melakukan evaluasi dari operasional obyek wisata Klaten selama meningkatnya kasus COVID-19 di daerah itu.

Menurut Tim Ahli Satgas COVID-19 Klaten itu, sejauh ini pihaknya mengklaim belum menemukan pelanggaran prokes dari tempat-tempat obyek wisata yang buka.

Baca juga: 7 ASN Klaten Terkonfirmasi Positif COVID-19, Meski Sudah Vaksin hingga 2 Kali

"Yang beberapa kita incar adalah kuliner sekitar kolam renang untuk tidak berkerumun saat berada di obyek wisata itu, sehingga saya kemarin keluarkan surat untuk penerapan prokes agar ketat," ulasnya.

Sebagaimana diketahui, Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Klaten mengumumkan terjadinya lonjakan perkembangan kasus COVID-19 di daerah tersebut.

Berdasarkan data Kamis (10/6/2021), sebanyak 144 warga Kabupaten Klaten dilaporkan terpapar COVID-19, kemudian 68 pasien sembuh dan 5 orang pasien meninggal dunia.

Berdasarkan data itu, jumlah kumulatif COVID-19 di Klaten menjadi angka 9.584 kasus.

Adapun 623 menjalani perawatan atau isolasi mandiri, 8.348 sembuh dan 613 meninggal dunia. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved