Breaking News:

Bisnis

Kinerja Perbankan DI Yogyakarta Meningkat hingga Triwulan I 2021 Kemarin

Kinerja perbankan DIY bergerak positif terlihat dari perkembangan aset yang tumbuh 10,66 persen (yoy) menjadi Rp 90,4 triliun pada Maret 2021.

Ilustrasi bank
Shutterstock via kompas.com 

TRIBUNJOGJA.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mencatat kinerja perbankan DIY dalam masa pandemi mengalami peningkatan selama Maret 2021 dibandingkan Maret 2020.

Kepala OJK DIY, Parjiman mengatakan bahwa pandemi memiliki dampak yang cukup signifikan tidak terkecuali terhadap kinerja lembaga jasa keuangan di DIY.

Perbaikan kinerja sektor Perbankan ditunjukkan sejak triwulan III 2020 yang terus berlanjut hingga triwulan I 2021 lalu.

Dijelaskannya, kinerja perbankan DIY bergerak positif terlihat dari perkembangan aset yang tumbuh 10,66 persen (yoy) menjadi Rp 90,4 triliun pada Maret 2021.

Baca juga: OJK Dorong Pemulihan Ekonomi dengan Menjaga Stabilitas Keuangan Perbankan

Angka ini lebih tinggi dibanding Maret 2020 yang tumbuh 7,32 persen sebesar Rp 81,7 triliun.

Selain itu, dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh sebesar 9,48 persen menjadi Rp 76,7 triliun dari sebelumnya hanya tumbuh 7,95 persen atau Rp 70,1 triliun.

Meski demikian, angka kredit turun 3,74 persen menjadi Rp 47,4 triliun yang lebih rendah dari pertumbuhan Maret 2020 sebesar 6,62 persen (yoy).

"Rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) kredit UMKM di DIY pun turun mencapai 3,36 persen pada Maret 2021 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 4,41 persen," katanya.

Baca juga: Permintaan Kredit Masih Rendah, BI DIY Dorong Masyarakat Manfaatkan Stimulus Kredit Perbankan

Sedangkan rasio pinjaman terhadap simpanan atau Loan to Deposit Ratio (LDR) mencapai 61,73 persen relatif stabil mengalami penurunan apabila dibandingkan Maret 2020 lalu yang mencapai 65,15 persen.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kinerja perbankan syariah dari sisi aset dan pembiayaan lebih tinggi dibandingkan dengan perbankan konvensional.

"Kinerja perbankan konvensional di DIY yaitu aset tumbuh mencapai 10,46 persen, DPK 9,94 persen dan kredit 6,46 persen pada Maret 2021. Kinerja perbankan syariah DIY berupa aset tumbuh 12,42 persen, DPK 5,46 persen dan pembiayaan 6,46 persen pada Maret 2021," tambahnya.( Tribunjogja.com )

Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved