Breaking News:

Headline

Dinkes Telusuri Sumber Penularan Tujuh ASN Terpapar Covid-19

Tujuh orang ASN yang berdinas di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Klaten terkonfirmasi positif Covid-19.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Kepala Dinkes Klaten, Cahyono Widodo 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Tujuh orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Klaten terkonfirmasi positif Covid-19. Hingga saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten masih melakukan penelusuran untuk mengetahui dari mana ASN tersebut tertular Covid-19.

Kepala BPKD Klaten, Himawan Purnomo menjelaskan, ketujuh ASN tersebut sebelumnya sudah disuntik vaksin Covid-19 hingga dosis kedua. Mereka berada dalam kondisi sehat dan berstatus orang tanpa gejala (OTG) Covid-19. “Saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing dan tempat isolasi terpusat dengan pengawasan,” kata Himawan, Kamis (10/6/2021).

Ia menceritakan, tujuh ASN terpapar Covid-19 bermula dari seorang ASN yang bertugas di bidang anggaran merasakan tidak enak badan pada Kamis (3/6). Keesokan harinya yakni Jumat (4/6), ASN tersebut menjalani pemeriksaan kesehatan termasuk tes rapid antigen dengan hasil reaktif. Hasil pemeriksaan tes swab PCR juga positif.

Setelah itu, pihak BPKD melaksanakan tes swab PCR kepada kontak erat pada Senin-Selasa (7-8/6). Dari 55 pegawai yang menjalani tes, enam orang di antaranya positif. “Total ada tujuh pegawai positif. Kami segera melakukan mitigasi Covid-19 di ruang kerja tujuh pegawai tersebut. Setiap hari kita semprot disinfektan," ucapnya.

Disinggung terkait pelayanan di kantor BPKD Klaten, Himawan memastikan masih berjalan normal karena ruangan sudah disterilisasi. "Untuk pelayanan kami masih jalan karena ruang kerja rekan ASN itu kan sudah disemprot disinfektan dan rekan-rekan yang masuk kantor juga sudah jalani tes swab dengan hasil negatif," imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten, Cahyono Widodo menyampaikan jika pihaknya masih melakukan penelusuran terkait dari mana ASN tersebut tertular Covid-19. "Tracing kepada para pegawai yang kena itu sudah kita lakukan tapi soal hasilnya belum, masih pengambilan spesimen," ucap Cahyono.

Ia pun meminta masyarakat untuk tetap disiplin menaati protokol kesehatan Covid-19, tidak terkecuali masyarakat yang telah menerima vaksin Covid-19 "Tujuan vaksin itu kan memang untuk tidak tertular (Covid-19), tapi kan tidak ada jaminan seratus persen (kalau setelah divaksin jadi kebal)," ujar Cahyono. (mur)

Tambah 144 Kasus
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten, Cahyono Widodo mengatakan, dalam kurun tiga hari terakhir kasus aktif Covid-19 di Klaten mengalami kenaikan. Berdasarkan data Kamis (10/6), sebanyak 144 warga Kabupaten Klaten dilaporkan terpapar Covid-19, kemudian 68 pasien sembuh dan 5 orang pasien meninggal dunia.

Cahyono yang juga menjabat sebagai Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Klaten menyampaikan, dengan demikian, jumlah kumulatif Covid-19 di Klaten menjadi 9.584 kasus. "Dari jumlah tersebut 623 menjalani perawatan atau isolasi mandiri, 8.348 sembuh dan 613 meninggal dunia," ujar Cahyono.

Pasien yang dinyatakan sembuh pada Kamis kemarin berasal dari Bayat, Cawas, Delanggu, Jatinom, Jogonalan, Juwiring, Karanganom, Karangdowo, Karangnongko, Kemalang, Klaten Selatan, Klaten Tengah, Klaten Utara, Manisrenggo, Ngawen, Polanharjo, Prambanan, Trucuk, Wedi, dan juga Wonosari.

Dari penambahan tersebut 44 kasus di antaranya terpapar pada saat beraktivitas sehari-hari di Klaten. "Kemudian 14 kasus terpapar pada saat berada di luar daerah sedangkan lainnya merupakan kontak erat dari kasus terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya,” kata Cahyono. (mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Agus Wahyu
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved