Breaking News:

SEA Games 2021

Atlet Pelatnas DIY, Gilang Ramadhan, Tak Ingin SEA Games Vietnam Ditunda

Sejumlah atlet peserta program pemusatan latihan nasional (Pelatnas) asal DIY menyayangkan rencana SEA Games 21 November 2021 diundur tahun depan.

Istimewa
Atlet voli pantai DIY Gilang Ramadhan 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sejumlah atlet peserta program pemusatan latihan nasional (Pelatnas) asal DIY menyayangkan rencana SEA Games 21 November 2021 diundur tahun depan. Adapun pengunduran jadwal SEA Games menyeruak usai Kementerian Kesehatan Vietnam menyatakan kasus Covid-19 di sana hampir menyentuh 10.000 kasus.

Atlet balap sepeda nomor road race asal DIY, Liontin Evangelina Setiawan mengaku kecewa jika SEA Games Vietnam batal diselenggarakan tahun ini. "Saya sebelumnya tidak tahu kalau diundur, tapi sayang juga kalau memang rencana pengunduran itu jadi, sedih saja sih, kita sudah mengorbankan waktu kuliah untuk ikut Pelatnas," katanya, Jumat (11/6/2021).

Senada dengan Liontin, atlet voli pantai DIY yang tengah mengikuti Pelatnas, Gilang Ramadhan mengatakan dirinya berharap jika SEA Games tahun ini tidak jadi ditunda. "Jangan diundur kalau bisa, kita sudah latihan sejak lama. Dari Indonesia juga keberatan kalau ada pengunduran, karena tahun depan juga ada Asian Games, pasti jadwal makin padat juga," ungkapnya.

Namun, Giang hanya berpasrah jika kemungkinan pengunduran jadwal tersebut jadi terlaksana, karena menurutnya jika hal itu juga pastinya karena untuk keselamatan banyak orang kaitannya dengan situasi pandemi saat ini. "Ya mau bagaimana lagi kalau dari pihak tuan rumah maunya diundur, kita harus terima itu," jelasnya.

Begitu Pula dengan atlet panahan DIY nomor compound, Prima Wisnu yang menginginkan SEA Games tahun ini tetap terselenggara sebagaimana mestinya. Namun, sama seperti Gilang, Wisnu tak masalah jika SEA Games diundur tahun depan.

"Semoga sesuai jadwal, tapi kalau diundur saya ikut saja, tidak ada masalah," tuturnya.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari yang baru saja mengikuti rapat kerja SEA Games Federation (SEAGAF) secara virtual pada Rabu (9/6) menyampaikan, menolak penundaan SEA Games 2021 Vietnam yang seharusnya dihelat pada November mendatang.

Menurut Okto jika ditunda hal itu akan berpengaruh pada anggaran SEA Games yang sudah dialokasikan. Bukan hanya Indonesia negara lainnya pun juga sudah menjalankan hal serupa. “Kami keberatan jika SEA Games ke-31 ditunda ke 2022 karena anggaran SEA Games tahun ini sudah dialokasikan dan harus ada pertanggung jawaban anggarannya,” kata Okto.

“Jika ditunda ke 2022, pengajuan anggaran tahun depan belum ada. Selain itu, penundaan mengakibatkan SEA Games berikutnya di Kamboja pada 2023 hanya berselang satu tahun,” sambungnya. (Tribunnews/tsf)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Sabtu (12 Juni 2021) halaman 10.

Penulis: Taufiq Syarifudin
Editor: Agus Wahyu
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved