Breaking News:

INDI LPPT UGM Gelar Sosialisasi Budidaya Tanaman Indigofera tinctoria pada Gapoktan Desa Pacarejo

Kegiatan tentang budidaya dan manfaat secara ekonomi dari tanaman Indigofera tinctoria ini dilaksanakan kepada Gapoktan Desa Pacarejo,Gunungkidul

dok.istimewa/ INDI LPPT UGM
Indonesia Natural Dye Institute (INDI), Grup Riset Interdisipliner Institut Pewarna Alami Indonesia, Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu (LPPT) Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan Sosialisasi konsep pemberdayaan Desa Binaan UGM 2021, di Desa Pacarejo, Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM - Indonesia Natural Dye Institute (INDI), Grup Riset Interdisipliner Institut Pewarna Alami Indonesia, Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu (LPPT) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta melakukan Sosialisasi konsep pemberdayaan Desa Binaan UGM 2021.

Kegiatan tentang budidaya dan manfaat secara ekonomi dari tanaman Indigofera tinctoria ini dilaksanakan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Wonosari, Gunungkidul.

Mengusung tema 'Pemberdayaan Masyarakat melalui Budidaya Tanaman Indigofera tinctoria sebagai Bahan Baku Pewarna Alami di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Wonosari', kegiatan ini digelar pada Selasa 8 Juni 2021 di Balai Kalurahan Kuwon Kidul Desa Pacarejo.

Humas INDI LPPT UGM, Adi Ssaem, memaparkan sosialisasi ini mengusung konsep pemberdayaan Desa Binaan UGM 2021 tentang budidaya dan manfaat secara ekonomi dari tanaman Indigofera tinctoria.

"Kegiatan sosialisasi tanaman Indigofera tinctoria merupakan kegiatan tahap pertama yang dilakukan, dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman petani tentang konsep dan potensi tanaman Indigofera sebagai tanaman alternatif, untuk peningkatan pendapatan ekonomi keluarga dari sektor pertanian," paparnya melalui keterangan tertulis kepada Tribunjogja.com, Rabu (9/6/2021).

Selain itu kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka membangun komitmen bersama antara Tim Pengabdian dari INDI LPPT UGM dengan Gapoktan, untuk melakukan penanaman tanaman Indigofera tinctoria secara Continuous Improvement.

Sehingga diharapkan melalui program ini dapat merealisasikan harapan masyarakat kelompok tani Desa Pacarejo agar peningkatan kesejahteraan petani dapat terwujud.

Adi memaparkan, melalui analisis dari sisi ekonomi, penanaman Indigofera tinctoria ini dapat memberikan keuntungan lebih bagi para petani.

Dimana daun indigofera bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pewarna alami.

Pada tahun pertama, panen daun dapat dilakukan 3 kali, yakni pada bulan ke-6, bulan ke-9 dan bulan ke-12.

Halaman
12
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved