Breaking News:

Yogyakarta

Dongkrak Perekonomian, Banhubda DIY di Jakarta Diminta Genjot Promosi Kebudayaan

Badan Penghubung Daerah (Banhubda) DI Yogyakarta diminta untuk menggencarkan promosi tentang DIY di masa pandemi COVID-19.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Badan Penghubung Daerah (Banhubda) DI Yogyakarta diminta untuk menggencarkan promosi tentang DIY di masa pandemi COVID-19.

Diketahui, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut berkantor di Jakarta dan bertugas mengampu tiga wilayah kerja meliputi Anjungan DIY di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kantor Menteng dan kawasan Pedati.

Wakil Ketua DPRD DIY, Suharwanta menyatakan, adanya promosi dari Banhubda DIY itu bisa berpotensi mendatangkan wisatawan dan pelajar dari luar kota.

“Peran Banhubda ini sangat penting karena menjadi pilar pokok penting ekonomi DIY. Kita tahu, perekonomian DIY bertumpu pada industri pendidikan dan pariwisata,” ungkapnya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Senin (7/6/2021).

Baca juga: Penuhi Persyaratan, Pemda DIY Ajukan Pencairan Danais Termin Kedua

Dia mengatakan, selama setahun pandemi virus corona, perekonomian DIY terhantam.

Menurut data dari Bank Indonesia, kata Suharwanta, DIY kehilangan hampir senilai Rp 623 miliar setiap bulan.

Ini terjadi lantaran banyaknya mahasiswa yang belum kembali ke DIY.

Adanya perkuliahan jarak jauh sedikit banyak mempengaruhi pendapatan DIY yang memang bertumpu pada kehadiran para pelajar.

Ketidakhadiran wisatawan juga berpengaruh, mengingat hingga kini masih ada kebijakan untuk melarang kerumunan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved