Kabupaten Gunungkidul

Antisipasi Kekeringan, Tambakromo Ponjong Andalkan Pamsimas hingga Donasi Air Bersih

Sejumlah wilayah di Gunungkidul berpotensi kembali mengalami krisis air bersih di musim kemarau tahun ini.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kegiatan Sedekah Bendungan di Kalurahan Tambakromo, Ponjong, Gunungkidul beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sejumlah wilayah di Gunungkidul berpotensi kembali mengalami krisis air bersih di musim kemarau tahun ini.

Pemerintah setempat pun melakukan berbagai persiapan, salah satunya di Kalurahan Tambakromo, Ponjong.

Lurah Tambakromo, Sudigdo Wiyoko Nugroho mengatakan permohonan untuk dropping air bersih sudah dilakukan sebagai antisipasi.

"Pengajuan kami lakukan mengingat kekeringan masih jadi agenda rutin wilayah kami," jelas Sudigdo dihubungi pada Selasa (08/06/2021).

Baca juga: Antisipasi Kekeringan, PDAM Tirta Handayani Tambah Pompa Air Bersih di Tiga Sumber

Namun ia mengatakan hanya pedukuhan tertentu saja yang mengalami krisis air bersih saat musim kemarau tiba.

Antara lain Pedukuhan Pijenan, Tambakromo, dan Kanigoro.

Meski begitu, Sudigdo mengatakan tahun ini Kanigoro sudah mendapat akses air bersih dari Gua Song Gilap.

Terdapat sungai bawah tanah dalam gua di wilayah Pedukuhan Klumpit, Kalurahan Kenteng, Ponjong  tersebut.

"Kami juga mengandalkan Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat)," ungkapnya.

Sudigdo juga menyebut pihaknya kerap mendapat donasi air bersih dari warga perantauan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved