Breaking News:

Techno

Hasil Penelitian, Gen Z dan Milenial Ketergantungan Teknologi AR Pada 2025

platform media sosial seperti Instagram, Snapchat, atau TikTok, kemungkinan besar anda pernah menemukan teknologi Augmented Reality (AR)

learn.g2
Teknologi AR 

Tribunjogja.com -- Jika anda termasuk orang yang kerap menggunakan platform media sosial seperti Instagram, Snapchat, atau TikTok, kemungkinan besar anda pernah menemukan atau bahkan berinteraksi dengan teknologi Augmented Reality (AR).

Sederhananya, pernah melihat filter wajah imut yang memindai fitur Anda dan memanipulasi tampilan Anda di layar?

Itu pada dasarnya dibangun di atas teknologi AR, yang meningkatkan lingkungan di dunia nyata dengan menambahkan informasi yang dihasilkan komputer yang melayani berbagai indera termasuk penglihatan, suara.

Tanpa sadar hari demi hari anda akan familiar tanpa menyadarinya.

Conroh kasus di Malaysia, tren itu mencapai puncaknya.

Sebuah studi baru-baru ini yang dilakukan oleh Deloitte Digital dan Snap Inc. (pembuat platform Snapchat) mengungkapkan pada 2025, sekitar setengah dari Gen Z dan Milenial di Malaysia akan menjadi pengguna teknologi AR.

Pada tahun 2021, diperkirakan jumlah pengguna AR Malaysia yang termasuk dalam kategori Gen Z dan Milenial mencapai 3 juta, tetapi jumlahnya akan meningkat menjadi sekitar 8,6 juta pengguna pada tahun 2025, yang kira-kira akan menjadi setengah dari kelompok usia tersebut.

Angka-angka ini mewakili seberapa banyak orang Malaysia modern menjadi bergantung pada teknologi sosial seperti AR untuk membuat diri mereka tetap terhibur dan terhubung dengan dunia di sekitar mereka.

Itu sudah terjadi dan terbukti dengan banyaknya aplikasi sosial dan hiburan yang sekarang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Ambil contoh saja banyak filter pada aplikasi seperti TikTok dan Instagram, dan juga game seperti Pokemon GO yang menggunakan kamera untuk mengubah lingkungan dunia nyata.

Menurut survei yang dilakukan sebagai bagian dari penelitian, sekitar sembilan dari 10 orang Malaysia benar-benar percaya bahwa AR akan menjadi bagian yang jauh lebih penting dari rutinitas harian mereka pada tahun 2025.

Artinya pada tahun itu diprediksi orang bakal ketergantungan dengan teknologi Augmented Reality.

Ketika ditanya apa yang mereka harapkan untuk menggunakan AR di masa depan?

Sebagian besar orang ingin menggunakan teknologi untuk membantu mereka tetap terhubung dengan orang yang dicintai, kata laporan itu.

Namun selain sebagai alat untuk hiburan dan penghubung, laporan tersebut menunjukkan orang tidak hanya mengenali teknologi AR sebagai teknologi yang menghibur saja. ( Tribunjogja.com/mashable)

Penulis: Iwan Al Khasni
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved