TRIBUN MUSIK

EP Perdana Puberty Eksplorasi Kebebasan Ala Nova Abdillah

SOLOIST alternative rock asal Yogyakarta, Nova Abdillah, belum lama ini, merilis Extended Play (EP) perdana berjudul ‘Puberty’.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Agus Wahyu
EP Perdana Puberty Eksplorasi Kebebasan Ala Nova Abdillah - soloist-alternative-rock-asal-yogyakarta-nova-abdillah.jpg
Istimewa
Soloist alternative rock asal Yogyakarta, Nova Abdillah.
EP Perdana Puberty Eksplorasi Kebebasan Ala Nova Abdillah - nova-abdillah-2.jpg
IST
SOLOIST alternative rock asal Yogyakarta, Nova Abdillah.
EP Perdana Puberty Eksplorasi Kebebasan Ala Nova Abdillah - puberty.jpg
IST
SOLOIST alternative rock asal Yogyakarta, Nova Abdillah.

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - SOLOIST alternative rock asal Yogyakarta, Nova Abdillah, belum lama ini, merilis Extended Play (EP) perdana berjudul ‘Puberty’. Sebelumnya, Nova telah menelurkan debut single bertajuk ‘Lost’ dan ‘Phlegm Of A Girl’.

Selain kedua single yang sudah rilis terlebih dahulu, ada tiga lagu lagi dalam minialbum ini. Ialah Puberty, yang sekaligus menjadi judul EP, lalu Honestly, dan In The Deep Of The Oceans.

"Salah satu track favoritku di EP ini adalah In The Deep Of The Oceans, lagu ini terinspirasi pengalaman tak terlupakan sewaktu ambil sertifikasi scuba diving. Dan saat produksi vokal, lagu ini ternyata paling susah, saya belum pernah menyanyikan lagu seperti ini sebelumnya," ujar musisi yang juga berprofesi sebagai dokter gigi ini.

Menurutnya, lagu berjudul Puberty mewakili semangat kebebasan dalam berekspresi. Ini pula yang membuatnya memilih Puberty, sebagai judul EP perdananya.

Di samping itu, secara harafiah Puberty juga tumpang tindih dengan masa remaja yang penuh perubahan dan ledakan. "Sehingga, spirit-nya mencakup semua tema lagu dalam EP ini, mulai romansa hingga aktivisme," terang Nova.

Bersamaan perilisan EP, Nova Abdillah juga merilis video klip animasi 2D untuk lagu Puberty di kanal Youtube miliknya. Di video klip ini, untuk pertama kalinya Nova Abdillah menjajal posisi sutradara, bersama dengan rekan illustrator Haryo Pangestu (@ryopangest).

"Klip ini merupakan respon saya terhadap bencana ekologis yang beberapa tahun terakhir ini kerap melanda Indonesia, terutama di pulau-pulau yang area hutannya masih luas," ujar Nova.

Dalam pengerjaan EP Puberty ini, Nova Abdillah berkolaborasi dengan seniman dan musisi di Yogyakarta. Mereka di antaranya Gardika Gigih (@gardikagigih), pianis yang mengomposisi aransemen strings dan piano pada lagu Lost dan Honestly.

Kemudian, untuk artwork EP, ia mempercayakannya pada Timoteus Anggawan Kusno (@takusno), yang juga mengerjakan kaver untuk dua singles sebelumnya.

Terinspirasi Pioneer Hard Rock 90-an Indonesia
DIAKUI Nova Abdillah, karya-karya yang ia hasilkan satu di antaranya terinspirasi Boomerang, pioneer hard rock 90-an di Indonesia, juga The Offsprings yang merupakan dedengkot punk rock dari Amerika. The Offsprings dan Boomerang, bak melebur lewat notasi baru dan tarikan vokal Nova Abdillah yang khas dengan nuansa Seattle Sounds.

Satu di antara karya tersebut, ialah single ke empatnya, sebuah track akustik yang raw dan energetic berjudul Honestly, track kedua dalam minialbum Puberty. Dari segi lirik, Honestly memaparkan pergolakan batin seorang remaja yang sedang dimabuk asmara,

"Dalam konteks yang lebih personal, hubungan sesama manusia, usia pubertas dalam hal ini tak akan berpikir tentang latar belakang seseorang yg dia suka. Tanpa beban. Meskipun jika tak disukai balik akan berujung juga ke patah hati. Some say, we were our true selves at 17," ujar Nova.

Adapun produksi video klip lagu ini, Nova mempercayakan pada rumah produksi Gelora Abadi Sentosa! (@gas.id) untuk mengerjakannya. Bagoes Kresnawan (@bagustikus), selaku pendiri GAS! dan juga rekan satu band Nova Abdillah di ALTER\EGO bertindak sebagai sutradara.

"Proses pembuatan video ini tergolong cepat, kami merefleksikan apa yang sudah ada di lagu tersebut. Hasil akhirnya, kami sepakat ini adalah salah satu music video terbaik yang pernah kami kerjakan," jelas Bagoes.
Adapun karya-karya Nova Abdillah dapat didengarkan secara resmi pada berbagai layanan streaming musik. (han)

Selengkapnya Baca Tribun Jogja edisi Minggu (06 Juni 2021) halaman 07.

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved