Breaking News:

Eksplorasi Kebebasan Ala Nova Abdillah Lewat EP Perdana 'Puberty'

Soloist alternative rock asal Yogyakarta, Nova Abdillah belum lama ini merilis Extended play (EP) perdana berjudul "Puberty".

Istimewa
Soloist alternative rock asal Yogyakarta, Nova Abdillah. 

TRIBUNJOGJA.COM - Soloist alternative rock asal Yogyakarta, Nova Abdillah belum lama ini merilis Extended play (EP) perdana berjudul "Puberty".

Sebelumnya, Nova telah menelurkan debut single bertajuk "Lost" dan "Phlegm Of A Girl".

Selain kedua single yang sudah rilis terlebih dahulu, ada tiga lagu lagi dalam mini album ini. Ialah "Puberty", yang sekaligus menjadi judul EP, lalu "Honestly", dan "In The Deep Of The Oceans".

Baca juga: UGM Berikan Bantuan Alat GeNose C19 ke Pondok Pesantren Al Quran Milik Gus Baha di Rembang

"Salah satu track favoritku di EP ini adalah ‘In The Deep Of The Oceans’, lagu ini terinspirasi dari pengalaman tak terlupakan sewaktu ambil sertifikasi scuba diving. Dan saat produksi vokal, lagu ini ternyata paling susah, saya belum pernah menyanyikan lagu seperti ini sebelumnya," ujar musisi yang juga berprofesi sebagai dokter gigi ini.

Menurutnya, lagu berjudul "Puberty" mewakili semangat kebebasan dalam berekspresi. Ini pula yang membuatnya memilih "Puberty" sebagai judul EP perdananya.

Di samping itu, secara harfiah Puberty juga tumpang tindih dengan masa remaja yang penuh dengan perubahan dan ledakan.

"Sehingga spirit-nya mencakup semua tema lagu dalam EP ini, mulai dari romansa hingga aktivisme," terang Nova.

Bersamaan dengan perilisan EP, Nova Abdillah juga merilis video klip animasi 2D untuk lagu ‘Puberty’ di kanal Youtube miliknya. Di video klip ini, untuk pertama kalinya Nova Abdillah menjajal posisi sutradara, bersama dengan rekan illustrator Haryo Pangestu (@ryopangest).

"Klip ini merupakan respon saya terhadap bencana ekologis yang beberapa tahun terakhir ini kerap melanda Indonesia, terutama di pulau-pulau yang area hutannya masih luas," ujar Nova.

Dalam pengerjaan EP "Puberty" ini, Nova Abdillah berkolaborasi dengan seniman dan musisi di Yogyakarta. Mereka di antaranya Gardika Gigih (@gardikagigih), pianis yang mengkomposisi aransemen strings dan piano pada lagu "Lost" dan "Honestly".

Halaman
12
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved