Breaking News:

Art Culture

Ajak Publik Lawan Pelemahan KPK Lewat Pameran Poster Berani Jujur, Pecat!

BERTEPATAN peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni, jaringan masyarakat sipil di Yogyakarta mengadakan pameran bertema "Berani Jujur, Pecat!"

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Agus Wahyu
Ajak Publik Lawan Pelemahan KPK Lewat Pameran Poster Berani Jujur, Pecat! - pameran-kpk-2.jpg
TRIBUNJOGJA.COM/HANIF SURYO NUGROHO
AJAK PUBLIK - Serangkaian kegiatan berupa pameran poster, pentas musik dan diskusi publik bertema “Berani Jujur, Pecat!” di Warung Teh Umran (Wikiti), Sleman, 1-18 Juni 2021.
Ajak Publik Lawan Pelemahan KPK Lewat Pameran Poster Berani Jujur, Pecat! - pameran-kpk-3.jpg
TRIBUNJOGJA.COM/HANIF SURYO NUGROHO
AJAK PUBLIK - Serangkaian kegiatan berupa pameran poster, pentas musik dan diskusi publik bertema “Berani Jujur, Pecat!” di Warung Teh Umran (Wikiti), Sleman, 1-18 Juni 2021.

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - BERTEPATAN dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2021 lalu, jaringan masyarakat sipil di Yogyakarta mengadakan serangkaian kegiatan pameran poster, pentas musik dan diskusi publik dengan tema “Berani Jujur, Pecat!” di Warung Teh Umran (Wikiti), Sleman, mulai 1-18 Juni 2021.

Diinisiasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Yogyakarta, Pusat Kajian Antikorupsi (PUKAT) UGM, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta, Koperasi Edukarya Negeri Lestari (KEN8), Potluck Studio, serta Connecting Design Studio, rangkaian kegiatan tersebut juga digelar sebagai bagian protes terhadap pelantikan pegawai komisi antirasuah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pada pameran tersebut, terpajang sebanyak 55 poster, 31 di antaranya merupakan hasil karya seniman. Sedangkan, 24 merupakan sisanya merupakan hasil reproduksi foto dari para peserta pameran.

Kurator pameran, Anang Saptoto mengatakan, penggunaan poster sebagai penyampaian informasi merupakan upaya membangun kesadaran publik, bahwa isu pelemahan KPK bukan hanya persoalan milik lembaga-lembaga tertentu, melainkan menjadi isu bersama. Di samping itu, konten-konten poster yang di pameran mudah dipahami esensinya.

"Pameran poster dengan melibatkan publik akan membuat lebih banyak partisipan. Pameran akan lebih familiar dengan publik yang dekat dengan media sosial," ujar Anang.

"Tak semua orang merumuskan visual poster. Kami mengajak tak hanya seniman, tapi akademisi, masyarakat sipil juga ikut pameran. Fotonya diberi teks, dicetak, dan pajang," tambahnya.

Secara umum, lanjut Anang, pameran poster "Berani Jujur, Pecat!" digelar untuk mendukung pegawai KPK yang dipecat karena tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Ia menilai, penyidik KPK yang dipecat dan secara kelembagaan harus didukung publik.

Sebagaimana diketahui hasil TWK menunjukkan sebanyak 75 pegawai KPK dinyatakan gagal. Dari 75 pegawai KPK itu, 51 orang diberhentikan dan 24 lainnya akan dilakukan pembinaan.

Sementara 1.271 pegawai KPK yang lolos dilantik menjadi ASN di Aula Gedung Juang KPK secara daring dan secara langsung, pada Selasa (1/6) lalu. Adapun materi pameran ini nantinya juga akan diunggah melalui media sosial.

"Sehingga, setiap buka IG (instagram) atau facebook bisa melihat itu. Kata kuncinya pemecatan dan pelemahan (KPK)," ujar Anang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved