Breaking News:

Citizen Journalism

Siswi MAN 4 Sleman Juara 3 Seleksi Lawatan Sejarah 2021

Puluhan siswa-siswi SMA/MA/SMK sederajat berasal dari 5 kabupaten/kota mengikuti seleksi pada 23-25 Mei 2021 di Hotel Santika.

Editor: Hendy Kurniawan
DOK. MAN 4 SLEMAN
Suasana seleksi Lawatan Sejarah 2021 yang digelar Kundha Kabudhayan DIY, 23-25 Mei 2021. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Prestasi gemilang ditorehkan oleh Amalia dari MAN 4 Sleman. Dia berhasil meraih juara 3 Seleksi Lawatan Sejarah 2021. Seleksi diselenggarakan Kundha Kabudhayan (Dinas Kebudayaan) DIY bekerja sama dengan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) dan Asosiasi Guru Sejarah (AGSI) DIY.

Puluhan siswa-siswi SMA/MA/SMK sederajat berasal dari 5 kabupaten/kota mengikuti seleksi pada 23-25 Mei 2021 di Hotel Santika Yogyakarta, hingga terpilih 18 kandidat. Hasil seleksi selengkapnya; Juara 1 SMA 1 Yogyakarta, Juara 2 MAN 1 Bantul, Juara 3 MAN 4 Sleman. Adapun tema seleksi adalah “Dinamika Budaya Jawa Abad XX”.

“Alhamdulillah Bapak Ibu, siswi kita Amalia meraih juara 3 tingkat provinsi dan siap maju ke regional, terima kasih do’anya,” tulis Yuliyanto,S.Pd selaku pembimbing, Selasa (25/05/2021) melalui pesan singkatnya.
“Alhamdulillah, Selamat buat ananda Amalia, semoga sukses juga di tahap selanjutnya, terima kasih Pak Yuli atas perjuangannya,” tulis Dwi Astuti Handayani,S.Pd wakil kepala madrasah bidang kesiswaan, kemudian diikuti apresiasi dari banyak guru.

“Selamat atas prestasi yang diraih ananda Amalia dan pembimbingnya Pak Yuli, semoga sukses di tahap berikutnya,“ demikian apresiasi melalui grup WhatsApp resmi madrasah. Diraihnya juara ini pun berkat kesungguhan Amalia serta pembimbingan yang sangat intensif dalam persiapan.

Belajar sejarah bukan hanya sebatas menghafal tokoh pahlawan dan tanggal kejadian, namun juga membentuk jati diri bagi remaja. Dengan belajar sejarah bisa mempelajari kesalahan masa lalu untuk dijadikan refleksi serta bekal kehidupan masa mendatang.

Harapannya, siswa-siswi dapat belajar sejarah secara luas dan berpikir kritis, bekal generasi muda membangun bangsa di masa mendatang. Kegiatan meliputi diskusi, presentasi dan kunjungan lapangan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

Lokasi kunjungan adalah Buk Renteng atau Van DerWijk dan Pabrik Gula Sewu Galur. Narasumber kegiatan ini berasal dari Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) DIY, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM, Universitas Sanata Darma (USD) Yogyakarta, dan Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) DIY. (*)

Drs. Edy Suparyanto,MA
Guru MAN 4 Sleman 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved