Breaking News:

Yogyakarta

Kalangan Parlemen Pertanyakan Kenaikan SILPA Pemerintah DIY Sebesar 15,19 Persen di 2020

Kenaikan SILPA sebesar 15,19 persen atau sekitar Rp63,8 miliar di tahun 2020 tidak dapat ditoleransi.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sejumlah anggota parlemen di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY mempertanyakan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) DIY tahun anggaran 2020 yang mengalami kenaikan di tahun sebelumnya.

Juru bicara Fraksi PDIP Bambang Setyo Martono salah satunya mengatakan, pada rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap penjelasan Gubernur DIY atas Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD DIY Tahun Anggaran 2020 di DPRD DIY Kamis (3/6/2021) siang lalu dinilai olehnya menjadi pertanyaan besar.

Pasalnya, kenaikan SILPA sebesar 15,19 persen atau sekitar Rp63,8 miliar di tahun 2020 tidak dapat ditoleransi.

Mengingat dalam laporan realisasi APBD DIY tahun anggaran 2020 terdapat SILPA sebesar Rp484.453.213.139,46 sedangkan SILPA Tahun 2019 yaitu sebesar Rp420.567.958.995,42.

Baca juga: Tujuh Partai di Kursi DPRD Kulon Progo Terima Bantuan Keuangan Parpol Tahun Anggaran 2021

"Jika seperti ini bagaimana perencanaan pemanfaatan SILPA tahun 2020 tersebut?" Katanya, Jumat (4/6/2021).

Tak hanya Bambang, Ketua Frakai PAN Atmaji juga menanyakan hal yang sama.

Menurutnya, kenaikan SILPA sebesar 15,19 persen tersebut perlu didalami di mana letak penganggaran yang kurang optimal dari APBD pemerintah DIY tahun 2020.

Ia menegaskan, angka SILPA tahun 2020 tentu pantas untuk dievaluasi bersama supaya eksekutif bisa menurunkan angka SILPA pada tahun-tahun mendatang. 

"Fraksi PAN bukan hanya menanyakan kepada Eksekutif terkait dengan kenaikan tersebut, namun juga meminta kepada Gubernur untuk mematok target penurunan SILPA pada tahun-tahun anggaran mendatang dengan melakukan perencanaan secermat mungkin. Sehingga efisiensi sudah dilakukan sejak tahapan perencanaan," tegasnya.

Baca juga: Komisi A DPRD DIY Dorong Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Pembangunan Daerah

Dari Fraksi Golkar, pandangan tersebut disampaikan Ketua Fraksi Rani Widayati yang mendorong pemerintah DIY dapat mengefektifkan perencanaan agar SILPA di tahun selanjutnya dapat ditekan.

"Kami berharap dalam perencanaan anggaran tahun berikutnya pemerintah DIY lebih efektif dan efisien. Mohon penjelasan perencanaan penggunaan SILPA tahun 2020 sebesar 484,45 M," tegasnya.

Sebelumnya Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X telah menyampaikan penjelasan Gubernur DIY atas Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD DIY Tahun Anggaran 2020 dalam rapat paripurna di DPRD DIY beberapa hari yang lalu.

Dalam penjelasannya, Gubernur menyebutkan SILPA 2020 sebesar Rp484.453.213.139,46. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved