Breaking News:

Kabupaten Kulon Progo

Imbas Pandemi COVID-19, Warga Kulon Progo Tunda Berangkat ke Tanah Suci

Keputusan pemerintah untuk tidak memberangkatkan jemaah haji tahun ini cukup memberikan rasa kekecewaan bagi masyarakat. 

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Anita Fajar Riyanti (38) beserta suaminya Edi Wundartono (38) warga Kalurahan Depok, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo yang mundur keberangkatannya ke tanah suci akibat COVID-19. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Keputusan pemerintah untuk tidak memberangkatkan jemaah haji tahun ini cukup memberikan rasa kekecewaan bagi masyarakat. 

Satu di antaranya Anita Fajar Riyanti (38) warga Kalurahan Depok, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo

Ia merupakan calon haji (calhaj) yang harus menunda keberangkatannya ke tanah suci untuk ketiga kalinya. 

Padahal berbagai persiapan seperti latihan fisik, ikut manasik haji, membeli alat perlengkapan selama di tanah suci telah disiapkan. 

Baca juga: Proses dan Tahapan Pengembalian Biaya Haji bagi Calon Jemaah yang Batal Berangkat ke Tanah Suci

Bahkan ia juga sudah melunasi biaya administrasi. 

Anita menceritakan ia dan suaminya, Edi Wundartono (38) telah mendaftar haji sejak 2011 silam. 

Kemudian mereka dijadwalkan berangkat haji pada 2019.

Namun karena suaminya yang berprofesi sebagai polisi harus menjalani pendidikan maka niat ibadah haji harus diundur pada 2020.

Akan tetapi pada awal Maret 2020 pandemi COVID-19 mulai melanda. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved