Breaking News:

Erupsi Gunung Merapi

UPDATE Gunung Merapi 3 Juni 2021, Luncurkan 4 Kali Guguran Lava, Jarak Maksimal 1,5 Kilometer

Gunung Merapi di perbatasan DI Yogyakarta dan Jawa Tengah terpantau meluncurkan empat kali guguran lava sepanjang enam jam terakhir.

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
Twitter BPPTKG
Visual Gunung Merapi yang teramati dari PGM Selo, Sabtu (29/5/2021). Visual Gunung Merapi tampak, suhu udara 14.0 °C, kelembaban 75 %rh, tekanan udara 837.6 hpa, angin tenang. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi di perbatasan DI Yogyakarta dan Jawa Tengah terpantau meluncurkan empat kali guguran lava sepanjang enam jam terakhir.

Itu merupakan hasil amatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta tepatnya pada pukul 00.00-06.00 WIB, Kamis (3/6/2021).

Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida merinci, jarak luncur maksimal material vulkanik diestimasi sekitar 1.500 meter.

Baca juga: 8 Zodiak Beruntung Hari Ini Kamis 3 Juni 2021, Dinaungi Nasib Baik dan Penuh Keberuntungan

"Luncuran mengarah ke barat daya," jelas Hanik.

Hasil amatan visual lain menunjukkan gunung tampak jelas. Kabut 0-I hingga kabut 0-III menyelimuti Gunung Merapi

Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal.

"Tinggi asap sekitar 50 m di atas puncak kawah," tandasnya.  

Adapun kondisi cuaca di Merapi adalah cerah dan berawan.

Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 14-21 °C, kelembaban udara 70-82 %, dan tekanan udara 567-707 mmHg.

Baca juga: PREDIKSI Thailand vs Indonesia Kualifikasi Piala Dunia 2022, LIVE SCTV Malam Ini Pukul 23.45 WIB

Menimbang hasil pengamatan itu, status Gunung Merapi yang ditetapkan adalah level III atau siaga.

Sedangkan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km. 

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

"Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," jelasnya. (tro)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved