Breaking News:

PSIM Yogyakarta

Tak Lagi Berseragam PSIM Musim 2021, Ivan Febrianto Mengaku Telah Diincar Tiga Klub Liga 2

Ivan Febrianto resmi tidak lagi berseragam PSIM Yogyakarta pada musim 2021 ini, kabarnya kini ia sedang didekati oleh tiga tim kontestan Liga 2

TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Kiper PSIM Yogyakarta, Ivan Febrianto saat mengikuti sesi latihan perdana tim di Lapangan sepak bola Tamanan, Banguntapan, Bantul, Rabu (2/9/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ivan Febrianto resmi tidak lagi berseragam PSIM Yogyakarta pada musim 2021 ini, kabarnya kini ia sedang didekati oleh tiga tim kontestan Liga 2 Indonesia yang ingin menggunakan jasanya.

Hal ini diungkapkan langsung oleh jebolan PPLP Jawa Tengah kepada Tribun Jogja, Kamis (3/6/2021).

Ia mengatakan, tiga klub tersebut berasal dari Jawa dan luar Jawa, soal tim mana yang ingin mendapat tanda tangannya, ia belum mau membeberkannya.

Baca juga: Pembangunan Grha Megawati Klaten Terus Berlanjut

Namun, hingga kini Ivan belum menentukan dirinya akan berlabuh di klub mana. Pasalnya keputusan itu sedang ia pertimbangkan dengan matang karena kini dirinya sudah memiliki istri.

"Karena sekarang sudah berkeluarga jadi harus dipikir matang-matang, kalau setelah dari PSIM masih belum punya istri, saya langsung cari saja klub di luar Jawa tidak masalah," katanya.

Pria asli asal Semarang, Jawa Tengah ini mengungkapkan dirinya mendapat wejangan dari sang ibu dan istri soal bagaimana ia harus memutuskan akan bermain di klub mana.

"Kata ibu dan istri saya sama, mereka mewanti-wanti kalau saya harus lihat klub mana yang paling serius butuh saya, jadi saya seleksi betul itu. Dengan begitu, nanti saya akan dihargai di tim tersebut," paparnya.

Kendati demikian, Ivan menyebut memang bermain di PSIM adalah sebuah kenyamanan yang didapat dirinya hingga pertama kali 2017 menginjakkan kakinya di tim berjuluk Laskar Mataram.

Tapi ia menilai hal tersebut merupakan sesuatu yang lumrah di sepak bola modern yang berorientasi pada industri. Apalagi keputusan tersebut merupakan kebijakan dari pelatih.

Baca juga: Damkar Kabupaten Magelang Evakuasi Mayat di Sungai Progo, Diduga Korban Tenggelam di Temanggung

"Lumrah saya jika saya keluar dari PSIM meski masih punya rasa untuk bermain di sana. Toh semua keputusan pelatih, saya hargai keputusan tersebut, karena saya juga harus bersikap profesional," ucap Ivan.

Pria yang sudah empat musim membela PSIM ini juga mengaku tak akan melupakan apa yang telah didapatnya selama bermain untuk tim kesayangan warga Kota Yogyakarta ini.

"Di PSIM saya sudah merasa asam manis, pahit kehidupan. Saya punya pekerjaan bagus di sana, bahkan saya dapat istri orang Yogyakarta, saya berterima kasih untuk tim ini, meski sampai sekarang saya belum kasih prestasi yang lebih baik, tapi PSIM sudah kasih saya banyak," tandasnya. (tsf)

Penulis: Taufiq Syarifudin
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved