Breaking News:

PSIM Yogya

PSIM Resmi Lepas Ivan Febrianto

IVAN Febrianto resmi tidak lagi berseragam PSIM Yogyakarta pada musim 2021 ini.

Penulis: Taufiq Syarifudin
Editor: Agus Wahyu
dok.istimewa
Penjaga gawang PSIM Yogyakarta, Ivan Febrianto 

"Saya banyak berterima kasih untuk tim ini, meskipun sampai sekarang saya belum kasih prestasi yang lebih baik, tapi PSIM sudah kasih saya banyak."

IVAN Febrianto resmi tidak lagi berseragam PSIM Yogyakarta pada musim 2021 ini. Dalam beberapa kali sesi latihan, tak ada lagi sosok penjaga gawang yang sempat menjadi andalan Laskar Mataram itu. Kepastian ini semakin dipertegas dengan postingan akun media sosial PSIM yang menyatakan jika Ivan tak lagi menjadi bagian dalam tim.

Tak lagi membela PSIM, kabarnya kini ia sedang didekati oleh tiga tim kontestan Liga 2 Indonesia. Hal ini diungkapkan langsung oleh jebolan PPLP Jawa Tengah, Kamis (3/6). Ia mengatakan, tiga klub tersebut berasal dari Jawa dan luar Jawa. Soal tim mana yang ingin mendapat tanda tangannya, ia belum mau membeberkannya.

Yang pasti hingga kini, Ivan belum menentukan akan berlabuh di klub mana. Pasalnya keputusan itu sedang ia pertimbangkan dengan matang karena kini dirinya sudah memiliki istri. "Karena sekarang sudah berkeluarga jadi harus dipikir matang-matang, kalau setelah dari PSIM masih belum punya istri, saya langsung cari saja klub di luar Jawa tidak masalah," katanya.

Pria asli asal Semarang, Jawa Tengah ini mengungkapkan dirinya mendapat wejangan dari sang ibu dan istri soal bagaimana ia sebaiknya memilih klub. "Ibu dan istri saya mewanti-wanti kalau saya harus lihat klub mana yang paling serius butuh saya, jadi saya seleksi betul itu. Dengan begitu, nanti saya akan dihargai di tim tersebut," paparnya.

Kendati demikian, Ivan menyebut jika kesempatan bermain di PSIM adalah sebuah kebanggaan tersendiri sejak pertama kali bergabung musim 2017 lalu. Selalu ada kesan tersendiri yang didapat Ivan. Hingga akhirnya dirinya harus benar-benar menyudahi kerja sama bersama Laskar Mataram pada musim ini.

Tapi ia menilai, hal tersebut merupakan sesuatu yang lumrah di dunia sepak bola modern yang berorientasi pada industri. Keputusan tersebut merupakan kebijakan dari pelatih.

"Lumrah jika saya keluar dari PSIM meskipun masih punya rasa untuk bermain di sana. Toh semua keputusan pelatih, saya hargai keputusan tersebut, karena saya juga harus bersikap profesional," ucap Ivan.

Pemain yang sudah empat musim membela PSIM ini juga mengaku tak akan melupakan apa yang telah didapatnya selama bermain untuk tim kesayangan warga Kota Yogyakarta ini. Tak hanya berterimakasih kepada manajemen namun juga seluruh suporter PSIM yang telah menerima dan memberikan dukungan kepadanya selama ini.

"Di PSIM saya sudah merasakan asam, manis, dan pahitnya kehidupan. Saya punya pekerjaan bagus di sana, bahkan saya dapat istri orang Yogyakarta. Saya banyak berterima kasih untuk tim ini, meskipun sampai sekarang saya belum kasih prestasi yang lebih baik, tapi PSIM sudah kasih saya banyak," tandasnya. (tsf)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Jumat (04 Juni 2021).

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved