Breaking News:

Pemuda Tewas Dikeroyok

KRONOLOGI Pengeroyokan Remaja di Dekat Jogja National Museum, Polisi Temukan Ini di TKP

Kabag Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharja menjelaskan kronologi kejadian pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kabag Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharja menjelaskan kronologi kejadian pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di sekitar Jogja National Museum (JNM) Jalan Ki Amri Yahya (belakang pasar Serangan) Pekuncen, Wirobrajan, Kota Yogyakarta pada Kamis (3/6/2021) dini hari.

Usai kejadian pihak Kepolisian bergerak cepat dan melakukan penyelidikan di TKP dan mendapati satu unit sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AB 3359 JJ, pecahan botol miras, pecahan batu, potongan bambu, tongkat stik, dan sandal jepit yang diduga digunakan oleh para pelaku saat menganiaya korban.

Baca juga: Remaja di Kota Yogyakarta Tewas Dikeroyok, Teriak Minta Tolong Bersimbah Darah Hingga Tewas

"Kajadiannya sekitar pukul 00.15, dan dilaporkan ke polisi pukul 02.00. Ada beberapa barang bukti di TKP yang kami amankan, sepeda motor, pecahan botol, batu, tongkat dan potongan bambu," katanya, kepada Tribun Jogja, Kamis (3/6/2021).

Timbul menjelaskan, saat ini pihak kepolisian telah memeriksa saksi mata yakni MAM (23) seorang pedagang, dan SW (45) warga sekitar sekaligus pedagang pasar Serangan.

Ia menuturkan, korban diketahui bernama DW warga Dukuh Gedongkiwo, Mantrijeron, Kota Yogyakarta.

Masih kata Timbul, sehari sebelum kejadian yakni Rabu (2/6/2021) sekira jam 22.00 WIB, antara pelapor (teman korban) dengan S (salah satu terduga pelaku pengeroyokan) ada permasalahan di jalan Bugisan tepatnya depan SMKI Tirtonirmolo Kasihan Bantul.

Selanjutnya permasalahan tersebut pun berlanjut dan dijanjikan akan diselesaikan antara pelapor dan S di kampung Gampingan Pakuncen Wirobrajan, Kota Yogyakarta.

Baca juga: Update Transfer Liga Inggris: Arsenal Dikabarkan Segera Perkenalkan Andre Onana dari Ajax

Kemudian, pelapor menjemput dan mengajak korban, untuk menemui S sekitar pukul 24.00. 

Sesampainya di kampung Gampingan, korban dan temannya sudah di tunggu S dan kawan-kawannya sekitar 7 orang.

"Korban sudah ditunggu oleh para pelaku. Lalu salah satu pelaku menganiaya korban menggunakan pisau cutter, saat itu korban dan para saksi berlari ke selatan arah pasar Serangan, tetapi korban dapat dikejar selanjutnya dikeroyok oleh para pelaku dan roboh di TKP," tegasnya.

Saat ini proses penyelidikan oleh pihak kepolisian masih berlangsung. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved