Breaking News:

PSIM Yogyakarta

Demi Misi Promosi, Ichsan Pratama Berlabuh ke PSMS Medan

Ichsan Pratama yang akhirnya memilih PSMS Medan sebagai tim yang akan ia bela musim ini.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Agus Wahyu
Media Official PSIM Jogja
Gelandang PSIM Jogja, Ichsan Pratama. 

Mungkin dari manajemen dan target PSMS yang ingin (promosi) ke liga 1. Ditambah coach secara pribadi dia meyakini saya bisa berprestasi di sini itu buat tim atau secara pribadi. Ini bagus buat saya.

KABAR datang dari eks PSIM Yogyakarta, Ichsan Pratama yang akhirnya memilih PSMS Medan sebagai tim yang akan ia bela musim ini. Keseriusan PSMS dalam menjalin kerja sama menjadi salah satu alasan mengapa Ichsan bersedia berseragam tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut.

Ichsan, bahkan sudah ikut berlatih di sejak Selasa (1/6/2021) di Stadion Mini Kebun Bunga, Medan.
Ichsan menjadi satu dari sederet nama yang didatangkan manajemen PSMS untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim ini yang rencananya akan digelar Juli mendatang. Pemain yang pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga 2 musim 2018 lalu itu pun memiliki alasan kenapa dirinya ingin bergabung dengan tim kecintaan Kota Medan itu.

Ia mengaku ada keyakinan serta komunikasi yang terjalin baik sebelumnya dengan manajemen dan pelatih Ansyari Lubis. "Mungkin dari manajemen dan target PSMS yang ingin (promosi) ke liga 1. Ditambah coach secara pribadi dia meyakini saya bisa berprestasi di sini itu buat tim atau secara pribadi. Ini bagus buat saya," ujarnya.

Ditanya keyakinannya dengan materi yang ada saat ini, Ichsan pun mengaku optimistis. Selama tim bisa menjaga kekompakan maka akan menuai hasil maksimal. "Sebenarnya sih di kita PSMS ini kita harus yakinlah dengan materi kita. Mungkin ada beberapa penambahan lagi, saya yakin dengan keadaan tim saat ini," ujarnya.

Bahkan melihat ramainya klub yang dimiliki artis dengan materi pemain yang berlabel bagus, Ichsan menyikapi santai. "Sekarang lagi rame dari tim lain dengan sejumlah pemain bagus enggak jadi jaminan tim bakal lolos, bakal kompak, lebih baik tim sederhana, dengan kekompakan dan kerja keras dan loyalitas itu yang penting," tutupnya.

Menarik untuk dilihat bagaimana kiprah Ichsan bersama PSMS musim ini. Pasalnya, pemain satu ini dikenal punya daya jelajah yang bagus. Di usianya yang terbilang matang yakni 29 tahun, Ichsan tercatat pernah membela sejumlah klub mentereng Tanah Air, sebut saja Barito Putera, PSPS Pekanbaru, PSS Sleman, Sulut United, dan PSIM Yogyakarta

Berat Hati Tinggalkan Yogyakarta
Meskipun telah resmi berseragam PSMS dan mulai berlatih bersama tim barunya, pemain yang sempat membela PSS Sleman itu mengaku masih betah tinggal di Yogyakarta. Satu musim bersama Laskar Mataram, kiranya sudah cukup membuatnya betah tinggal di Yogyakarta. Belum lagi sambutan hangat suporter PSIM.

Satu alasan mengapa Ichsan betah tinggal di Yogyakarta, tak lepas dari sang kekasih yang tinggal di Kota Pelajar. Maka ketika harus hengkang ke luar Yogyakarta, Ichsan harus rela menjalani hubungan jarak jauh.

"Ya repot juga, karena calon keluarga saya di Yogyakarta, doakan biar segera halal dulu, biar enak bawanya (ke tempat jauh)," kata Ichsan, Rabu (2/6/2021).

Ichsan juga mengaku berat apabila harus melawan PSIM di kompetisi Liga 2 nanti. Namun, bagaimanapun Ichsan akan tetap profesional dan bertekad membawa PSMS promosi ke Liga 1.

"Bingung jawabnya kalau sudah soal PSIM. Saya juga masih kerasan (betah) tapi ini sepak bola, saya harus profesional, saya bakal berikan yang terbaik buat tim saya (PSMS),” lanjut Ichsan.

Keputusan Ichsan berlabuh ke PSMS setelah kontraknya di PSIM tidak lagi diperpanjang musim ini. Nampaknya, ia tidak masuk sebagai pemain yang diproyeksikan pelatih Seto Nurdiyantoro di PSIM tahun ini.

Padahal ketika keduanya masih membela Super Elang Jawa, Ichsan mendapat kepercayaan penuh dari Seto. (tsf)

Selengkapnya Baca Tribun Jogja edisi Kamis (03 Juni 2021) halaman 10.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved