Breaking News:

Yogyakarta

Sri Sultan Tunggu Berkas Pengajuan IPL Trase Yogyakarta-Bandara YIA Segera

Persoalan trase yang melintasi Desa Mlangi, Kalurahan Nogotirto, Kecamatan Gamping, Sleman sudah selesai.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Sri Sultan Hamengku Buwono X saat diwawancara usai mengikuti Rapur di DPRD DIY, Rabu (2/6/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tinggal menunggu berkas dari Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) untuk penentuan Izin Penetapan Lokasi (IPL) tol Yogyakarta-Solo seksi III yakni Yogyakarta-Kulon Progo bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA).

Dalam kesempatan wawancara, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan persoalan trase yang melintasi Desa Mlangi, Kalurahan Nogotirto, Kecamatan Gamping, Sleman sudah selesai.

Desain perubahan trase tol di Desa Mlangi juga sudah disepakati oleh pemerintah pusat mapun pemerintah DIY.

"Itu kan saya dapat surat dari departemen PUPR. Kalau jalurnya sudah mereka survei itu memang oke, ya kan. Nah itu baru mengajukan IPL nya. Yang problem itu mungkin maunya jadi satu. Problem di Mlangi yang berubah kami sudah sepakat," kata Sri Sultan seusai menghadiri rapat paripurna di DPRD DIY, Rabu (2/6/2021).

Baca juga: Pengerjaan Fisik Tol Yogyakarta-Solo Dimulai dari Exit Tol Kuncen Klaten

Dijelaskan Sri Sultan, persoalan investasi untuk mengubah jalur tol seksi III itu dinilai oleh investor terlalu mahal.

Sehingga dibutuhkan beberapa waktu yang lebih panjang untuk mencari solusi supaya tidak merugikan salah satu pihak.

Meski pengubahan jalur tol seksi III yang melintas Kulon Progo hingga ke Purworejo itu telah disepakati kedua belah pihak, namun Sri Sultan belum bisa menjelaskan jalur yang diubah itu berada dititik mana saja. 

Akan tetapi dirinya memastikan bahwa desain jalur tol Yogyakarta-Kulon Progo yang terbaru di Desa Mlangi tersebut tidak menyasar makam, dan rumah penduduk.

"Dulu investasinya belum karena itu dianggap terlalu mahal, kemarin ada perubahan clear. Seminggu yang lalu saya diundang pak Luhut di situ clear tidak ngenai makam, dan rumah penduduk," tegas Sri Sultan.

Langkah selanjutnya, Gubernur DIY tinggal menunggu berkas laporan dari Kementerian PUPR untuk penerbitan IPL.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved