Breaking News:

Pedagang Pasar Argosari Wonosari Gunungkidul Mengenang Masa Sekolah Lewat Indonesia Raya

Kurang dari pukul 10.00 WIB, para pedagang di lantai dasar Pasar Argosari Wonosari, Gunungkidul tampak berdiri di depan kiosnya masing-masing.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Alexander Ermando
Para pedagang di Pasar Argosari Wonosari Gunungkidul berdiri saat lagu Indonesia Raya berkumandang, Rabu (02/06/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kurang dari pukul 10.00 WIB, para pedagang di lantai dasar Pasar Argosari Wonosari, Gunungkidul tampak berdiri di depan kiosnya masing-masing.

Mereka menanti lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan lewat pengeras suara.

Sementara dalam ruangan, Kepala Administrasi Pasar Wonosari Sularno juga bersiap. Lewat pengeras suara, ia memberi aba-aba begitu lagu tersebut diputar.

Baca juga: UPDATE Gunung Merapi 2 Juni 2021, Muntahkan Empat Kali Guguran Lava Pijar 800 Meter ke Barat Daya

Selama hampir dua menit, para pedagang, petugas pasar, hingga sejumlah pengunjung berdiri dalam diam.

Mereka mendengarkan alunan lagu Indonesia Raya hingga selesai, lalu kembali melanjutkan kegiatannya.

Sumiyati (48), pedagang pakaian Pasar Argosari Wonosari merasa lagu Indonesia Raya seakan membawanya ke masa lalu. Terutama saat masih sekolah.

"Teringat saat sekolah dulu pasti ada upacara bendera dengan lagu ini," tuturnya pada Rabu (02/06/2021).

Sumiyati pun merespon positif imbauan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X belum lama ini. Antara lain menginstruksikan agar lagu Indonesia Raya diputar di tiap fasilitas publik.

Menurutnya, dengan berdiri setidaknya selama dua menit untuk mendengarkan lagu kebangsaan menjadi salah satu bentuk penghormatan. Terutama pada mereka yang berjuang untuk kemerdekaan.

"Jadi sudah sewajarnya kita mengingat itu lewat Indonesia Raya," kata Sumiyati.

Terpisah, Sularno mengatakan pihaknya langsung mengikuti instruksi yang disampaikan pada 20 Mei lalu. Sejak tanggal itu, sosialisasi mereka lakukan pada para pedagang hingga pengunjung pasar.

Agar pelaksanaannya efektif, pihak pasar akan melakukan pemberitahuan awal 10 menit sebelum pukul 10.00 WIB. Selanjutnya 5 menit kemudian para pedagang diminta bersiap.

"Kami sampaikan lewat pengeras suara agar pedagang dan pengunjung ngeh (sadar) lagu Indonesia Raya akan diputar," jelas Sularno.

Baca juga: Bupati Kulon Progo Pantau Uji Coba PTM di TK, SD dan SMP

Ia mengatakan kegiatan itu rutin dilakukan setiap hari pukul 10.00 WIB. Para petugas pun ikut berdiri menunjukkan sikap hormat bersama pedagang selama lagu Indonesia Raya diputar.

Sularno berharap kegiatan itu bisa menjadi upaya menumbuhkan kembali rasa nasionalisme masyarakat, khususnya di Pasar Argosari. Termasuk meningkatkan rasa kebersamaan.

"Setidaknya lewat semangat kebersamaan itu kami bisa membenahi pelayanan pasar agar lebih baik lagi," katanya. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved