Breaking News:

Kabupaten Sleman

Keterisian Ruang Isolasi di Sleman Cenderung Meningkat Setelah Lebaran

Selter Asrama Haji saat ini terisi 29 pasien positif. Jumlah tersebut, sekitar 50 persen dari kapasitas.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Shutterstock
Ilustrasi pasien COVID-19 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Penularan kasus Coronavirus Disease-2019 (COVID-19) di Kabupaten Sleman masih terus terjadi. Bahkan cenderung meningkat setelah lebaran.

Banyak ditemukan pasien positif yang terhubung dari klaster penularan.

Alhasil, keterisian ruang isolasi di dua fasilitas kesehatan darurat COVID-19 (FKDC) mengalami peningkatan. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan mengatakan, selter Asrama Haji saat ini terisi 29 pasien positif.

Jumlah tersebut, sekitar 50 persen dari kapasitas.

Baca juga: Update COVID-19 di DI Yogyakarta 2 Juni 2021, Bertambah 268 Kasus Positif

Masih ada 12 kamar kosong yang bisa diisi oleh 24 orang. Sebab, satu kamar memiliki doubel bed. 

Sedangkan keterisian pasien di selter Rusunawa Gemawang sudah lebih 70 persen.

Menurutnya, selter yang berada di Sinduadi itu saat ini terisi 59 pasien dari total kapasitas 84 orang.

Masih tersedia 13 kamar yang dapat menampung 25 pasien. 

Setelah lebaran, keterisian ruang isolasi cenderung meningkat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved