Breaking News:

Dirikan Gapura Bhinneka Tunggal Ika, Pengusaha Pecinan di Kota Magelang Harapkan Ini

Jalan Pemuda Kota Magelang atau dikenal dengan Pecinan pernah menjadi pusat perekomian dan perdagangan se eks-Karesidenan Kedu

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Dirikan Gapura Bhinneka Tunggal Ika, Para Pengusaha Pecinan di Magelang Berharap dapat Geliatkan Ekonomi 

“Harapannya Gapura Bhinneka Tunggal Ika sebagai ikon kalau Pecinan kembali gemerlap sekarang. Ditambah dalam waktu dekat, pohon-pohon peneduh akan diberi lampu hias, supaya kesannya kalau malam tidak sepi, tidak sunyi. Nanti jam operasional toko juga ditambah sampai jam 21.00 WIB,” ujarnya.

Berbagai rencana itu, lanjut Slamet, tujuannya untuk meramaikan kembali Pecinan. Apalagi adanya 500 perusahaan baik yang besar maupun kecil, ditambah ribuan karyawan di kawasan Pecinan diyakini mampu menjadi pompa keramaian suasana Jalan Pemuda seperti 4 dekade lalu.

Baca juga: Bupati Kulon Progo Pantau Uji Coba PTM di TK, SD dan SMP

Sementara itu, Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz usai meresmikan gapura menuturkan, kawasan Pecinan di saat ia masih kecil memang selalu ramai. Namun pemandangan berbeda sejak beberapa dekade lalu, kondisi Pecinan cenderung sepi.

“Saya heran waktu itu, Magelang kok sepi sekarang. Ya, memang jalannya rapi, tapi kita butuh keseimbangan. Salah satunya adalah rekayasa lalu lintas dan transportasi modern, ini yang dibutuhkan di Pecinan,” katanya.

Ia melihat bahwa kondisi transportasi umum saat ini di wilayahnya masih sama dengan situasi di tahun 1991 silam. Menurutnya, perlu adanya modernisasi transportasi agar Pecinan ramai lagi.

“Kota Magelang harus punya Trans-Magelang, seperti di Semarang, Jogja, dan kota-kota besar lainnya. Terutama bisa menghubungkan antara Borobudur yang jadi super prioritas, sehingga mampu menjadi kekuatan ekonomi baru,” jelasnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved