Breaking News:

MotoGP

Penghormatan untuk Jason Dupasquier

Sedangkan Jason terbaring di tengah lintasan tak bergerak sedikitpun. Meski sempat dirawat intensif di rumah sakit, pria 19 tahun ini tewas.

Penulis: Tribun Jogja
Editor: Hendy Kurniawan
Tiziana FABI / AFP
Pembalap KTM Miguel Oliveira, Fabio Quartararo, dan Joan Mir di atas podium GP Seri Mugelo memegang bendera Swiss sebagai penghormatan terhadap Jason Dupasquier, Minggu (30/5/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Pebalap MotoGP berduka atas meninggalnya Jason Dupasquier. Pebalap muda asal Swiss yang berlaga di Moto3 ini mengembuskan napas terakhir pada Minggu (30/5/2021) setelah mengalami kecelakaan tragis pada sesi kualifikasi, Sabtu (29/5/2021).

Jason kala itu tak bisa mengendalikan motornya saat melaju kencang, kemudian terjatuh. Nahas, di belakangnya pembalap Ayumu Sasiki tak bisa menghindar, sehingga menabrak tubuh Jason. Sasaki pun terpental cukup jauh dan terseret hingga ke tepi sirkuit.

Sedangkan Jason terbaring di tengah lintasan tak bergerak sedikitpun. Meski sempat dirawat intensif di rumah sakit, pria 19 tahun ini akhirnya meninggal dunia ketika balapan seri Mugelo dimulai Minggu petang WIB.

Semua pembalap MotoGP merasakan kehilangan. Fabio Quartararo bahkan mendedikasikan kemenangannya di kelas teratas untuk Jason. Di podium, Fabio, Miguel Oliviera, dan Joan Mir bersamaan mengangkat bendera Swiss sebagai bentuk penghormatan terhadap mendiang Jason, tim, dan keluarganya.

Dinukil dari Crash, juara dunia musim lalu ini menyatakan jika para pembalap merasakan kesedihan mendalam atas insiden ini. Para pembalap harus saling menghormati, bertanggung jawab, dan jangan pernah abai bahwa MotoGP adalah olahraga berbahaya. "Ini hari yang sulit. Saya harap keluarga Jason diberi kekuatan," tutur penggawa tim Suzuki Ecstar ini.      

Jason Dupasquier mengalami cedera serius di kepala, dada, dan perut. Rekaman kecelakaan ini beredar luas di media sosial, menunjukkan betapa mengerikannya tabrakan tersebut. Mengingatkan banyak orang pada insiden nyaris serupa yang dialami Marco Simoncelli di Sirkuit Sepang, 23 Oktober 2011. (*)  

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved