Breaking News:

Kasus Mingguan COVID-19 di Klaten Mengalami Peningkatan, Zona Masih Oranye Risiko Sedang

Sebaran kasus COVID-19 di Kabupaten Klaten dalam satu pekan terakhir mengalami peningkatan. Meski demikian, saat ini Klaten

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Tim Ahli Satgas COVID-19 Klaten, Ronny Roekmito saat ditemui di Pemkab Klaten, Senin (31/5/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebaran kasus COVID-19 di Kabupaten Klaten dalam satu pekan terakhir mengalami peningkatan. Meski demikian, saat ini Klaten masih berada di zona oranye atau resiko sedang COVID-19.

Tim Ahli Satgas PP COVID-19 di Klaten, Ronny Roekmito mengatakan dalam satu pekan terakhir jumlah warga Klaten yang terpapar COVID-19 sebanyak 285 orang.

Baca juga: Berkunjung ke Wisata Alam Tertinggi, Air Terjun Perawan yang Eksotis di Sidoharjo Kulon Progo

"Jumlahnya meningkat dari 248 kasus terus turun ke 243 dan minggu kemarin naik lagi ke 285 kasus. Zonasi kita masih oranye," ujarnya saat ditemui di Pemkab Klaten, Senin (31/5/2021).

Menurut Ronny, terjadinya peningkatan kasus COVID-19 secara mingguan terjadi di lima kecamatan di antaranya Klaten Utara, Manisrenggo dan Klaten Selatan.

"Kasus yang tertinggi di Klaten Utara karena ada peningkatan kasus di Plosoarum (Desa Sekarsuli). Secara umum kenaikan sibeberapa tempat itu yang mempengaruhi kenaikan kasua tapi zona kita masih oranye," ucapnya.

Diakui Ronny, untuk wilayah kecamatan di Klaten berdasarkan data terakhir yang ia terima tidak ada yang bertatus zona merah.

"Zona merah masih dua RT yang di Plosoarum itu," ucapnya.

Baca juga: Tracing Lanjutan dari Klaster Halal Bihalal, 42 Warga Nglempong dan Degolan Jalani Swab

Adapun untuk ketersediaan tempat tidur isolasi mandiri di Klaten sejauh, lanjut Ronny masih terpantau aman.

Disamping itu, kata Ronny, terjadinya kenaikan sebaran COVID-19 di Klaten sejauh ini bukan karena adanya pemudik yang pulang kampung pada masa lebaran idulfitri lalu.

"Pemudik tidak, kalau pemudik cuma ada satu yang positif kemarin dan satu itu juga menulari keluarganya berjumlah empat orang. Tidak ada warga lainnya, masih terlokalisir disitu," imbuh dia. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved