Kota Yogya

Forpi Kota Yogyakarta Dorong Jukir Nuthuk Parkir Rp20 Ribu di Sekitar Titik Nol KM Diproses Hukum

Forpi Kota Yogyakarta Dorong Jukir Nuthuk Parkir Rp20 Ribu di Sekitar Titik Nol KM Diproses Hukum

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kasus penarikan tarif parkir melebihi ketentuan kembali terjadi di Kota Yogyakarta pada Minggu (30/5/2021).

Keluhan tarif parkir mahal ini diunggah oleh pemilik akun bernama Rena Deska Physio di grup Facebook.

Dalam unggahannya, pemilik akun menulis keluhannya soal tarif parkir yang mahal.

"Semalam minggu 30 mei 2021 jam 23.30 waktu pulang dr ktmuan sama sodara di titik 0 km. Pas rogoh saku ternyata pas dilihat nominal yg tertera pd kertas parkir utk mobil 20rb. Dsitu sy lgsg syok krn biasa kan cuma 5rb. Apa krn semalam kondisi malioboro dan sekitarnya lg rame dan jg banyak wisatawan. Yg sy heran apakah smua nominal parkir utk mobil utk kawasan malioboro dan sekitarnya senilai 20rb??? Coba bayangkan itu kali brp mobil saja. Pdhl suami sy jg sudah mengatakan bahwa org jogja dan pakai mobil plat AB. Ehh msh saja di todong sesuai karcis. Kasian yg para wisatawan. Dan psti nnti ada saja yg ujung2nya namanya jg kota wisata,, tp bagiku yg org jogja asli sungguh malu melihat nominal karcis ini. Itu sy parkir tepat didekat museum sonobudoyo yg barat kantor Bank BNI. Terimakasih,"tulis Rena di unggahannya.

Unggahan tersebut hingga Senin (31/5/2021) malam sudah dikomentari oleh lebih dari 13 ribu netizen.

Tribunjogja.com sudah berusaha untuk pemilik akun Rena Deksa Physio melalui pesan Massenger.

Namun hingga saat ini pesan yang dikirimkan oleh Tribunjogja.com belum mendapatkan balasan dari yang bersangkutan.

Screenshot unggahan Rena Deska Physio di Facebook yang mengeluhkan tarif parkir mahal di sekitar Titik Nol KM, Yogyakarta
Screenshot unggahan Rena Deska Physio di Facebook yang mengeluhkan tarif parkir mahal di sekitar Titik Nol KM, Yogyakarta (Screenshot unggahan Rena Deska Physio di Facebook)

Menanggapi hal itu, anggota Forpi Kota Yogyakarta Baharuddin Kamba menegaskan Nuthuk' tarif parkir seakan tidak ada efek jeranya. 

Baca juga: Lagi, Wisatawan di Yogyakarta Kena Tarif Mahal, Kali Ini Parkir Nuthuk di Jalan KH Ahmad Dahlan

Baca juga: Oknum Jukir Liar Naikkan Tarif Parkir di Kota Yogyakarta, Komentar Dishub

Padahal, sudah sering dilakukan penertiban, pembinaan oleh petugas Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Saber Pungli dari Polresta Yogyakarta. 

"Beberapa  waktu lalu dua petugas parkir atau jukir yang menarik tarif tidak sesuai ketentuan di Jalan Kebun Raya (Timur Kebun Binatang Gembira Loka) dijatuhi vonis denda masing-masing sebesar Rp 500 ribu di Pengadilan Negeri Kota Yogyakarta," katanya, Senin (31/5/2021)

Lebih lanjut dia mengatakan, baru saja selesai kasus dugaan 'nuthuk' harga pecel lele sebesar Rp37 ribu di Jalan Perwakilan Kota Yogyakarta, yang sempat viral di media sosial, kini muncul lagi kasus 'nuthuk' yang dapat mencoreng citra Kota Yogyakarta sebagai kota tujuan wisata. 

Dalam hal ini Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta mendorong pelaku 'nuthuk' parkir tersebut dibawa ke pengadilan agar diproses hukum melalui sidang tindak pidana ringan (Tipiring).

Harapannya ada pemaksimalan pidana denda  maupun kurungan yang dijatuhkan oleh hakim sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Yogyakarta Nomor 2 tahun 2019 tentang Perparkiran. 

"Jangan sampai kasus "nuthuk' parkir dan maupun 'nuthuk' harga di kawasan wisata khususnya di Kota Yogyakarta ini ibarat lepas kepala pegang buntut," tegas dia

Dari informasi yang beredar, oknum jukir di jalan tersebut menuliskan tarif parkir sebesar Rp20.000 untuk mobil. 

Dengan ketentuan barang rusak/hilang Ditanggung pemilik. Kasus ini terjadi pada Minggu, 30 Mei 2021 sekitar pukul 23.30 WIB. (Tribunjogja/Miftahul Huda)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved