Breaking News:

Yogyakarta

Soroti Polemik Banjir, Aktivis JCW Mandi Kembang di Underpass Kentungan

Ia berharap kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan KPK, untuk segera melakukan audit terhadap proyek Underpass Kentungan.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Aktivis JCW, Baharuddin Kamba saat menggelar aksi tunggal di Underpass Kentungan, Minggu (30/5/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Aktivis Jogja Corruption Watch (JCW), Baharuddin Kamba menggelar aksi tunggal di Underpass Kentungan, Minggu (30/5/2021).

Dalam kesempatan itu, ia menyoroti polemik rusaknya infrastruktur tersebut

Kamba pun melancarkan protesnya dengan aksi nan unik, dengan mandi kembang di sekitaran Underpass Kentungan.

Menurutnya, aksi tersebut untuk menyoroti insiden banjir yang melanda jalur bawah tanah saat hujan melanda.

"Sebagai bentuk keprihatinan kalau banjir masyarakat kena imbasnya basah, sebagai bentuk agar pengembang atau kontraktor segera memperbaiki ini," ungkap Kamba.

Baca juga: VIRAL Video Underpass Kentungan di Sleman Jadi Sungai, Berikut Fakta Tentang Proyek Tersebut

Ia pun berharap kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk segera melakukan audit terhadap proyek tersebut.

Pasalnya, kerusakannya sudah terjadi berulang-ulang kali.

"Aparat penegak hukum kita minta investigasi, dari BPK, maupun KPK. Tidak diminta, atau diminta, bisa melakukan audit proyek yang nilainya Rp101 miliar," katanya.

Menurutnya, pembangunan Underpass Kentungan sudah memakan korban mobil karena pengerukkan yang tidak benar.

Kemudian, berlanjut dengan pemasangan ikonik gambar-gambar ditembok yang tidak rampung.

"Paling krusial tentu soal aspek keselamatan bagi para pengguna jalan. Ya, dari penutup selokan yang tidak datar. Kemudian, masalah peresapan air yang menimbulkan banjir ketika musim hujan," pungkas Kamba. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved