Breaking News:

Jawa

Pemkot Magelang Minta RSUD Tidar Terus Perhatikan dan Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Pelayanan yang baik menjadi faktor penting, terlebih lagi RSUD Tidar adalah rumah sakit rujukan bagi masyarakat Kota Magelang dan sekitarnya.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM
Warga melintas di depan RSUD Tidar Kota Magelang, Rabu (1/4/2020) lalu. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kota Magelang meminta para dokter, tenaga medis dan karyawan di RSUD Tidar Kota Magelang untuk melayani masyarakat dengan ramah dan manusiawi. 

Pelayanan yang baik menjadi faktor penting, terlebih lagi RSUD Tidar adalah rumah sakit rujukan bagi masyarakat Kota Magelang dan sekitarnya.

"Saya yakin rumah sakit ini sudah hebat, SDM (sumber daya manusia) luar biasa, saya tidak pernah khawatir itu. Tinggal disentuh sedikit. Dengan hati, itu saja. (Melayani) lebih manusiawi atau memanusiakan pasien," kata Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz, Minggu (30/05/2021).

Dia melanjutkan, letak RSUD Tidar dinilai strategis sehingga menjadi rujukan, tidak hanya bagi warga Kota Magelang tapi juga daerah lain seperti Kabupaten Magelang, Temanggung hingga Purworejo. 

Baca juga: Pemkot Magelang Luncurkan Perpustakaan Outdoor Sebagai Fasilitas Masyarakat Agar Gemar Membaca

Selain pelayanan, RS yang sudah berdiri sejak 89 tahun ini diharapkan agar para dokter, tenaga medis dan karyawan selalu kompak dan saling sengkuyung.

"Semua harus nyengkuyung, saling menutupi kekurangan. Saya yakin rumah sakit ini hebat, posisinya strategis, jadi rujukan kabupaten sekitarnya apalagi di usia sudah 89 tahun. Kita tidak mungkin hanya mengandalkan warga Kota Magelang yang hanya 128.000 jiwa," ucapnya.

Ia menambahkan,  rumah sakit RSUD TIDAR memiliki fasilitas yang bagus, bahkan sampai di bangsal kelas 3 pun memadai. 

Ini sangat menunjang pelayanan masyarakat.

Tak hanya itu, saat ini pelayanan khusus untuk warga Kota Magelang tanpa dipungut biaya pun sudah ada.

Baca juga: Dua ASN Tidak Masuk Seusai Libur Lebaran, Pemkot  Magelang Akan Lakukan Pembinaan

"Universal Health Coverage (UHC)  hampir 100 persen. Ini menjadi tantangan , sekali lagi pelayanan ramah yang penting, terutama di UGD," ungkapnya.

Seiring dengan meningkatnya kualitas rumah sakit, pihaknya optimis kesejahteraan SDM rumah sakit juga akan meningkat. 

Ia menambahkan, Kota Magelang dalam waktu dekat juga akan memiliki rumah sakit khusus kanker.

Rumah sakit ini merupakan program Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sejak 2017 lalu. 

"Rumah sakit kanker tipe B ini kemungkinan akan mulai dibangun tahun 2023 mendatang dengan modal sekitar Rp 500 miliar," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved