Breaking News:

Pemkab Magelang Dukung Digitalisasi UMKM Melalui Sektor Pariwisata

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang terus berupaya membangkitkan sektor pariwisata ekonomi kreatif lewat beragam strategi.

DOK IST
Pemkab Magelang Dukung Digitalisasi UMKM Melalui Sektor Pariwisata 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang terus berupaya membangkitkan sektor pariwisata ekonomi kreatif lewat beragam strategi.

Satu di antaranya melalui pemberian insentif kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar mampu bertahan di tengah masa Pandemi.

Sekretaris Daerah Adi Waryanto mengatakan, untuk pengembangan pariwisata serta UMKM di Kabupaten Magelang telah diarahkan guna mendukung pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Candi Borobudur.

"Hal ini juga selaras dengan rencana induk pembangunan kepariwisataan Kabupaten Magelang Tahun 2014-2034 yaitu tewujudnya Kabupaten Magelang sebagai Kabupaten wisata yang berdaya saing dan berwawasan budaya," jelasnya Minggu (30/05/2021).

Sesuai dengan misi pembangunan kepariwisataan daerah yakni menjadikan Kabupaten Magelang sebagai Kabupaten tujuan wisata kualitas unggulan.

Dengan adanya era digitalisasi dapat membuka peluang baru yang tidak terbatas di segala bidang, salah satunya di bidang wirausaha seperti UMKM.

Ia menambahkan, digitalisasi akan membuka akses pemasaran baru dan pelanggan baru.

"Namun di sisi lain, perlu adanya intervensi dalam rangka meningkatkan keterampilan bagi pelaku UMKM secara komprehensif sesuai kebutuhan pelaku usaha melalui media digital," terangnya.

Dalam hal ini, lanjut Adi, pihaknya terus mendorong pelaku usaha memiliki pengembangan karakter wirusaha yang terampil dalam produk unggulan serta mengoptimalkan ide bisnisnya dengan penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) agar mampu bersaing di era Revolusi Industri 4.0.

Satu di antaranya dengan melakukan pendampingan pelatihan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di DPSP Borobudur.

"Adanya pendampingan dapat menambah wawasan untuk digitalisasi produk terkait kepariwisataan dan pendampingan kewirausahaan mikro kecil menengah untuk diberikan peningkatan kapasitas agar dapat lebih berkembang," ujarnya.

Keberadaan UMKM saat ini, lanjutnya, harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman, salah satunya dengan digitalisasi produk unggulan.

Agar produk bisa langsung diakses oleh seluruh masyarakat sehingga berdampak pada pemasarannya.

"Sekarang ini siapa yang tidak kenal dengan belanja melalui online. Dengan kemajuan teknologi ini maka diharapkan juga bisa digunakan oleh para pelaku UMKM sehingga akan memberikan multiplayer efek yang lebih," pungkasnya. (ndg)

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Joko Widiyarso
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved