Breaking News:

Jawa

Sebanyak 60 Instasi di Pemkot Magelang Integrasikan Pendataan dalam Program Satu Data Indonesia

Pemkot Magelang mendukung program Satu Data Indonesia sebagai komitmen untuk integrasi pendataan serta pengamanan informasi,

istimewa
Sebanyak 60 Instasi di Pemkot Magelang Integrasikan Pendataan dalam Program Satu Data Indonesia 

"Kami juga mengharapkan perhatian Bapak dan Ibu terhadap kinerja Pengelola Data di instansi yang Bapak dan Ibu pimpin agar dapat memenuhi kebutuhan data yang akurat dan tepat waktu," tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz mengingatkan agar data besar (Big Data) yang dimilik pemerintah Kota Magelang memiliki pengamanan yang ketat. 

Baca juga: Temui Daging Tak Layak, Pemkot Magelang Gelar Operasi Pasar

Sebab, saat ini semakin marak peretas (hacker) yang bisa saja masuk dan menyalahgunakan data tersebut.

"Untuk bisa menang pertarungan itu, harus menguasai data (Big Data), tapi hati-hati harus dipasang pengaman, kalau semua masuk bisa repot, apalagi di Pengadilan Negeri, rumah sakit, dan lainnya. Sekarang hacker luar biasa kreatif bisa masuk ke data besar," paparnya.

Menurutnya, seluruh komponen Kota Magelang harus kompak, satu di antaranya terkait pengumpulan data ini. 

Dengan begitu, tujuan visi dan misi Kota Magelang bisa tercapai. 

"Ke depan kami satukan data, di PSC 119, ada polisi, rumah sakit, Damkar, dan lainnya, sehingga Kota Magelang ini paripurna. Termasuk data Lapas, tapi harus hati-hati, pengaman itu penting. Maka harus dibuat,"pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved